Racik Terbang Batangane Kalebu Jinise Cangkriman Apa?

racik terbang batangane
Share

Batangane utawa bedhekane cangkriman racik terbang tegese yaiku swara becik pinter nembang. Kalebu jinise cangkriman kang awujud cekakan utawa wancahan.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, satu lagi saya nemu tebak tebakan bahasa Jawa yang berupa singkatan kata.

Tebakan atau cangkriman ini saya dapatkan dari Rencana Pelaksanaan Pembelajaran pada satuan pendidikan SMP atau MTs jenjang kelas 7 atau kelas 1 Madrasah Tsanawiyah.

Materi Pokokny adalah teks tembang (cangkriman) untuk semester 1 dengan kompetensi nyerat atau Bahasa Indonesianya adalah menulis.

Tentunya pelajarannya adalah Pendidikan Bahasa Jawa. Lanjut berkisah, Adapun bunyi kalimat atau ukara unen unen racik terbang batangane utawa bedhekane yaiku swara becik pinter nembang.

Setelah mengetahui jawabannya secara benar sebagaimana dalam buku panduan bahasa Jawa, mari kita memaknai atau mengartikan kata yang ada pada teka teki bahasa Jawa ini setiap kata (tembung) yanga da didalamnya.

Ini dia artinya

Batangane Cangkriman Wancahan Racik Terbang Wancahane Lan Tegese

Racik merupakan wancahan atau singkatan dari kata ra yaitu swara cik asalnya dari becik.

Swara artinya suara, yaitu bunyi yang keluar dari mulut manusia, misalnya saat bercakap – cakap.

Becik artinya adalah bagus, baik, indah dalam bahasa indonesia sepertinya lebih tepat menerjemahkan dengan kata merdu. Alasannya berkaitan dengan kata selanjutnya.

Merdu yaitu baik dan sedap didengar (suara dan lain sebagainya).

Terbang, wancahan saka ter yaiku pinter lan bang yaiku wancahan saka nembang.

Kata terbang dalam cangkriman ini artinya bukanlah bergerak di angkasa tanpa menjejak bumi.

Namun merupakan singkatan dari kata ter = pinter, artinya pintar, pandai, ahli, cakap dan nembang artinya yaitu bernyanyi, mengeluarkan suara bernada atau berlagu baik dengan lirik ataupun tidak.

Tebakan kata ini masuk dalam kategor jenis cangkriman wancahan atau cekakan.

Yaitu suatu teka teki bahasa Jawa yang diambil dari suku kata depan atau belakang untuk ditebak oleh lawan mainnya.

Sepertinya sudah banyak yang saya sampaikan pada tulisan ini, mau menulis apa lagi kayaknya sudah mentok (terbentur bahan sudah habis).

Akhirnya salam kenal untuk mas mbak yang duduk pada sekolah menengah pertam SMP maupun Madrasah Tsanawiyah, semoga sukse dunia akhirat.

Tentunya juga mampu menjawab batangane cangkriman racik terbang tegese yaiku swara becik pinter nembang. Wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.