Keplok ora Tombok Tegese Bebasan Paribasan Tulisan Jawa

Share

Tegese Bebasan Keplok Ora Tombok Paribasan Basa Jawa artinya dan makna serta tulisan Jowo dalam hanacaraka mengenai perilaku mau ikut senang namun tidak mau keluar biaya, tulisan aksara Jawa Hanacara.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Apa arti peribahasa keplok ora tombok? Artinya adalah ikut merasakan senang namun tidak mengeluarkan biaya atau uang.

Apa Tegese paribasan iki keplok ora tombok? Tegese yaiku melu ngrasakake seneng, namung ora gelem ngetokake ragat utawa duwit.

keplok ora tombok kalebu basa rinengga apa? Yaiku basa rinengga Purwakanthi Guru Swara.

Penjelasan arti peribahasa keplok ora tombok tegese bebasan

Dalam Bahasa Indonesia, artinya keplok adalah bertepuk tangan, maknanya suka senang alias happy-happy.

Ora tombok artinya yaitu tidak menutup biaya atau nombokin, dalam bahasa jawa ora melu mbayar utawa ngragati.

Jadi kalau menggabungkan kalimat ini adalah ikut bertepuk tangan namun tidak turut serta nombokin biayanya.

biaya pondok pesantren krapyak Yayasan Ali Maksum Yogyakarta

Maknanya adalah mau ikut bersenang-senang namun enggan atau tidak turut serta dalam mengeluarkan biaya untuk kesenangan tersebut.

Saya jadi ingat dengan guyonan teman ayah saya, sekaligus sahabat rekan maupun kawan juga yaitu Mas Parman (Bayan Sepranten).

Beliau pernah mengomentari orang yang model keplok nanging ora melu tombok dengan ukara liyane atau kata kata yang lain.

Beliau mengomentari seperti ini, lha wong karepe seneng neng ora melu udu, maunya ikut senang namun tidak ikut membiayai.

Jadi ada benang merah antara melu senang ora melu udu dengan paribasan bahasa Jawa tadi yaitu ikutan bertepuk tangan namun tidak nombok.

Tulisan Aksara Bahasa Jawa

Berikut ini adalah tulisan dalam huruf aksara Jawa Hanacaraka keplok ora tombok yang saya copas dari wikipedia yang memuat berbagai paribasan Bahasa Jawa.

Adapun tulisannya adalah sebagai berikut ini;

Demikian informasi mengenai paribasan kang maknane uwong gelem senenge ananging ora melu ngragati alias mbayar kanggo seneng mou.

Yaitu orang yang mau ikutan senang namun enggan atau tidak mengeluarkan biaya.

Akhirnya, wilujeng dalu, selamat malam, salam kenal dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Mumtaz Hanif

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *