Lirik Lagu Dhondhong apa Salak Artinya Penciptanya, Asal Daerah

syair teks lagu dhondhong apa salak
Share

Lirik Lagu Dhondhong apa salak Bahasa Jawa dan artinya dalam Bahasa Indonesia, tembang dolanan masa dulu, pencipta lagu dan asal daerah darimana yang sudah banyak dilupakan masa sekarang. Namun kembali lagi muncul dalam mata pelajaran Basa Jawa kelas 2 SD MI.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, pada masa dahulu era sebelum tahun 2000, masa ponsel masih mahal, hanya untuk telepon dan SMS, atau ke tahun sebelumnya era 90 an sebelum kedatangan hape.

Pada era atau masa itu anak-anak lebih suka dolan keluar rumah bahkan sampai – sampai orang tua mencari cari anaknya yang lama bermain tidak pulang-pulang kerumah karena keasyikan maen ke tempat teman.

Berbeda dengan masa kini era tahun 2020, bocah-bocah lebih mengenal para youtuber semisal atta halilintar dan lagu-lagu K-Pop, bahkan dengan nama penyanyinya.

Jaman mbiyen setidaknya anak kecil dan orang dewasa pernah mendengar lagu berjudul dondong opo salak, kadangkala menyenandungkannya saat disuruh maju menyanyi atau sekedar saat bermain dengan kawan.

Berikut ini adalah Teks dan artinya

Lirik Lagu Dhondhong apa salak Bahasa Jawa

teks lagu syair dondong apa salak

Dhondhong apa Salak (Judul Lagu)

Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Kedondong atau salak, duku kecil-kecil

Gendhong apa mbecak, mlaku thimik-thimik
Digendong atau naik becak, jalan melangkah kecil-kecil

Adhik ndherek ibu, tindak menyang pasar
Adik ikut ibu, pergi ke pasar

Ora pareng rewel ora pareng nakal
Tidak boleh rewel, tidak boleh nakal

Mengko ibu mesthi mundhut oleh-oleh
Nanti ibu pasti membeli buah tangan

Kacang karo roti, adhik diparingi
Kacang dan roti, adik diberi

Itulah lirik lagu beserta teks syair dhondhong apa salak dalam bahasa Jawa lengkap dengan arti dan terjemahnya dalam bahasa Indonesia.

Sebagai pengingat memori para orang tua maupun kakek nenek anak-anak siswa siswi yang sekolah pada SD maupun MI pada sekolah formal.

Analisa Pribadi Lagu Dondong Apa Salak

Menurut analisa saya pribadi, (kalau ada yang menemukan informasi yang pas silakan komen).

Lagu ini berpola parikan, jadi kedondong dan salak sebenarnya bukanlah pilihan untuk jajanan yang hendak ibu belikan dalam lagu tersebut.

Lebih tepatnya sebagai pembuka lagu agar lebih panjang dan memiliki nilai seni dan estetika untuk rasa dan indra pendengaran.

Dalam lagu ini mengandung pesan kepada anak kecil (adik) yang diajak kepasar.

Sang adik saat ikut ibunya ke pasar tidak boleh rewel dan nakal.

Pastinya sang adik yang ikut ke pasar ini tidak perlu khawatir, karena ibu memastikan ibu akan membelikan jajanan untuk anaknya.

Ini merupakan iming – iming dan tindakan preventif kepada anak supaya tidak nakal dan rewel pada waktu berada di pasar, membeli kebutuhan keluarga atau melaksanakan transksi jual beli untuk mendapatkan keuntungan supaya bisa menafkahi keluarga.

Pencipta lagu

Yang menciptakan lagu dondong apa salah adalah Kris Biantoro yang memiliki nama asli Christoporus Soebiantoro, artis lawas yang kondang pada era 70-80 sebagai mc maupun seni peran pertelevisian.

Salah satu acara terkenal yaitu saat menjadi MC Dansa yo Dansa.

Kris Biantoro lahir di Magelang Jawa Tengah pada tanggal 17 Maret 1938.

Beliau meninggal dunia pada tanggal 13 Agustus 2013 (usia 75 tahun).

Menurut berbagai sumber bahwasanya Agama Krisbiantoro adalah Katholik.

Asal Lagu Dondong Opo Salak Dari Daerah Ini

asal lagu dondong opo salak dari daerah Jawa Tengah

Asal lagi dhondhong opo salak yaitu daerah Provinsi Jawa Tengah. Anda bisa melihat kata yang ada di dalamnya menggunakan basa Jawa.

Apalagi yang menciptakan lahir di Magelang pada era sebelum Kemerdekaan. Sebagaimana kami sebutkan yang menciptakan lagu dhondhong apa salak adalah Kris Biantoro.

Terciptanya lagu dolanan tembang anak ini oleh Kris Biantoro, merujuk dari beberapa sumber karena dia teringat dengan keponakannya yang masih kecil yang berada di Magelang.

Yaitu pada masa Kris Biantoro menjadi relawan di Irian Barat.

Filosofi dan Makna Lagu ciptaan Kris Biantoro Dondong opo Salak

Ada yang mengulas dengan baik makna serta filosofi yang ada dalam lagu ini.

Judul atau awalan lagu menyebutkan dua buah buahan yang memiliki karakter berkebalikan yaitu kedondong dan buah salak.

Kedondong memiliki bentuk yang halus kulit luarnya, namun isi dalamnya kasar (isi kedondong anda tahu sendiri seperti apa bentuknya).

Berkebalikan dengan buah salak, meskipun kulitnya tajam dan kasar, akan tetapi isi dalam buah salak ini begitu halus.

Kedua buah buahan ini menjadi gambaran mengenai sifat manusia, ada yang dari luar nampak halus, namun dalamnya atau isi hatinya kasar dan bisa melukai.

Sebaliknya, adapula insan yang secara lahiriah tampak luarnya kasar namun apa yang ada di dalamnya begitu halus. Hal ini sebagaimana penggambaran buah kedondong dan salak.

Selanjutnya mengenai baris kata Gendhong apa mbecak, mlaku thimik-thimik

Yaitu cara dalam mencapai suatu tempat.

Kalimat ini menggambarkan pilihan untuk mencapai tujuan, gendhong menggambarkan mencapai tujuan dengan di gendong, berjalan diatas usaha orang lain, yang digendong cukup menikmati perjalanan tanpa lelah.

Atau mbecak yang artinya naik becak. Sama saja dengan nggendong Cuma bisa lebih cepat karena memakai alat transportasi dan tenaga kayuh orang lain.

Atau pilihan ketiga, berjalan diatas kaki sendiri secara thimik thimik (pelan – pelan).

Merupakan metafora, untuk mencapai tujuan bisa menggunakan berbagai cara, namun tentunya usaha mencapai tujuan akan lebih bagus jika dengan usaha sendiri meskipun dengan cara pelan pelan sebagaimana dalam lagu mlaku thimik thimik.

Baris selanjutnya bisa merupakan suatu rangkaian makna yaitu;

Adhik ndherek ibu, tindak menyang pasar
Ora pareng rewel ora pareng nakal
Mengko ibu mesthi mundhut oleh-oleh
Kacang karo roti, adhik diparingi

anak yang mengikuti orang tuanya tidak perlu banyak rewel maupun kebanyakan membantah.

Namanya orang tua pasti akan mengarahkan dan menunjukkan ke arah yang baik.

Juga orang tua tentunya tidak lepas tangan apabila anaknya nurut dan manut kepada orang tuanya sebagaimana janji “mengko ibu mesthi mundhut oleh oleh”.

Pada kalimat ini ada kata mesti yang artinya janji ibu memastikan anaknya mendapatkan oleh oleh atau hadiah.

Kacang atau roti, merupakan bentuk kongkrit hadiah oleh oleh perwujudan nyata, jadi sang anak tidak bertanya tanya atau kena prank apa nanti hadiahnya.

Pada lajur selanjutnya, penguatan lagi bahwasanya adik yang ikut kepasar akan mendapatkan hadiah sebagaimana dalam syair “ADIK DIPARINGI”.

Demikian informasi mengenai lafal tembang kenangan lagu dolanan zaman dahulu yang ada dalam buku teks Bahasa Jawa yang kami dapatkan dalam format PDF.

Akhirnya salam kenal, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *