Perbedaan Ma’had dan Pesantren dalam Istilah

Share

Perbedaan Ma’had dan Pesantren sebagai tempat menimba ilmu para santri putra maupun putri beda dan persamaan dalam istilah penggunaan kata.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, apa sih perbedaan ma’had dan pondok pesantren?

jika kita mencari kata ma’had dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) online, siap siap saja anda tidak akan menemukan kosakata ini.

Hasilnya nihil alias tidak ada. Sama saja anda memasukkan ma’had (dengan koma atas) maupun mahad tanpa ada komanya.

perbedaan ma'had dan pondok pesantren

Jadi kesimpulan sementara, ma’had belum masuk dalam kosakata Bahasa Indonesia dengan resmi.

Asal usul kata ma’had bisa anda lihat dalam kamus ‘ashri dengan arti berarti lembaga pendidikan.

Pada negeri Indonesia, kata ma’had lebih dikenal dengan pesantren.

Jadi kesimpulannya adalah ma’had = pesantren. tidak ada perbedaan antara pondok pesantren dengan ma’had.

Kata Ma’had Lebih Cenderung untuk Perguruan Tinggi (perbedaan Ma’had dan Pesantren)

Walaupun begitu, saat ini akhir penggunaan term kata ma’had lebih spesifik dan cenderung bagi tempat tinggal belajar santri atau asrama pondok untuk jenjang pendidikan strata satu dan lebih atas lagi.

Biasanya setelah kata ma’had ada salah satu kata dari 2 kata lain yang mengikuti.

Yang pertama yaitu ma’had al Jami’ah, dan satunya lagi adalah ma’had Aly.

Perihal ma’had Aly, dalam Atabik Ali, 2012: 646 menyebutkan bahwa alam kamus al-Ashri kata ma’had berarti lembaga pendidikan, Sedangkan al-jami’ah berarti perguruan tinggi.

Pemilihan kata ma’had ini untuk membedakan dengan asrama.

Alasannya, kata asrama memiliki kesan hanya sebagai tempat tinggal aktivitas makan tidur dan kegiatan lain tanpa ada pembelajaran yang terstruktur dan manajemen yang rapi, atau minimal pembelajarannya hanya perorangan.

Kenapa untuk mahasiswa tidak dinamakan dengan pesantren?

mahasiswa manajemen pendidikan islam prodi MPI
Mahasiswa mahasiswi Pendidikan Agama Islam

T Walaupun secara budaya, term “ma’had” dapat mengacu pada “ponpes”. Penamaan istilah ini ada penekanan bahwa “ma’had” itu bukan hanya sekedar “pesantren” sebagai tempat mengaji kitab klasik sebagaimana umumnya.

Namun lebih dalam lagi yaitu kolaborasi antara sistem salafi dengan sistem modern. (Taufiqurahman, 2010: 169).

Sumber rujukan : https://core.ac.uk/download/pdf/323992381.pdf

Bagaimana dengan ma’had Aly?

Sama saja kata ini juga mengarah pada jenjang pendidikan pondok pesantren Sarjana, baik S1, S2, maupun S3.

Perihal Ma’had Aly memiliki payung hukum berupa Undang undang pesantren nomor 18 tahun 2019 dan Peraturan Menteri Agama nomor 32 tahun 2020.

Merujuk kepada PMA ini, ma’had Aly adalah Ma’had Aly adalah Pendidikan Pesantren jenjang pendidikan tinggi dengan penyelenggara Ponpes dan berada di lingkungannya. Mengembangkan kajian keislaman sesuai kekhasan Pondok dengan basis Kitab Kuning secara berjenjang dan terstruktur.

Kesimpulan

Kata ma’had tidak ada dalam Kamus Besar bahasa Indonesia (atau setidaknya saya yang tidak menemukannya).

Bahwasanya perbedaan ma’had dengan pondok pesantren adalah tidak ada. Ma’had ya pontren, ponpes ya ma’had, hanya kata saja yang beda.

Akhir-akhir ini istilah ma’had lebih sebagai arti untuk ponpes jenjang pendidikan Strata satu atau lebih tinggi ponpes bagi Mahasiswa maupun Mahasiswi (mahasantri).

Contohnya adalah term kata ma’had Aly dan Ma’had AlJami’ah.

Itulah reportase mengenai perbedaannya pondok dan ma’had versi pontren.com, akhirnya salam kenal dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *