Niat Mandi Besar Laki laki Menurut Agama Islam (Latin Arab)

Share

Niat Mandi BesarLaki laki Menurut Agama Islam teks latin tulisan arab lengkap dengan arti dan terjemahnya dalam Bahasa Indonesia.

Pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, mandi besar juga disebut dengan mandi junub atau mandi wajib.

Secara bahasa, mandi adalah mengalirkan air pada salah satu anggota badan.

Sedangkan pengertian mandi secara istilah adalah mengalirkan air ke seluruh badan dengan niat mandi.

Maka yang disebut dengan mandi besar adalah mengalirkan air ke seluruh badan dengan niat menghilangkan hadas yang mewajibkan mandi.

Niat Mandi Besar Laki laki Menurut Agama Islam Tulisan Latin dan Arab

shower-mandi-wajib

Niat letaknya ada dalam hati, salah satu pendapat menyebutkan bahwa melafadzkan niat berfungsi untuk menguatkan apa yang ada didalam hati (dalam hal ini adalah niat).

Adapun niat mandi wajib/junub salah satunya berbunyi;

Teks latin niat mandi wajib : Nawaitul Ghusla Liraf’il Hadatsil Akbari Fardhan Lillaahi Ta’aalaa.

“Aku niat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardhu karena Allah SWT.”

Melafadzkan niat bukanlah salah satu rukun mandi wajib, akan tetapi niat dalam hati tetap harus ada. Hal ini berfungsi untuk membedakannya dengan mandi mencuci tubuh dengan ibadah (mandi junub).

Niat ini bisa untuk laki – laki atau perempuan, tidak ada perbedaan dalam menggunakan untuk niat mandi wajib antara pria dengan wanita.

Kapan mengucapkan niat ini?

Biasanya orang mengucapkan niat bersamaan dengan mulai mengguyur tubuh atau menyiram air ke badannya.

4 hal menyebabkan laki-laki mandi besar

Berikut ini adalah 4 (empat) hal yang menyebabkan seorang laki-laki wajib melakukan mandi besar/junub.

  • Keluarnya mani dengan syahwat;
  • Bertemunya dua kemaluan meski tidak keluar mani;
  • kafir kemudian masuk Islam
  • karena meninggal

penjelasan singkat, mandi wajib karena meninggal ini untuk mereka yang masih hidup supaya memandikan orang yang meninggal dunia.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa memandikan orang meninggal dunia hukumnya adalah fardhu kifayah.

Ada satu lagi yang menyebabkan mandi wajib akan tetapi khusus bagi wanita yaitu selesainya haid atau nifas.

Cara mandi wajib

Mengenai urutan tata cara mandi wjib ini kita bisa merujuk kepada Hadits riwayat Imam Bukhari nomor 248 dan Imam Muslim nomor 316 dari Aisyah radhiyallahu ‘anha.

Artinya :

Dari ‘Aisyah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi junub,
beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya
Kemudian beliau berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat.
Lalu beliau memasukkan jari-jarinya ke dalam air,
lalu menggosokkannya ke kulit kepalanya,
kemudian menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali,
kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya.”

Ringkasnya, cara mandi mulai awal sampai akhir lengkap dengan sunnat-sunnat mandi besar adalah;

  1. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
  2. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
  3. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah atau dengan menggunakan sabun.
  4. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.
  5. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut.
  6. Memulai mencuci kepala bagian kanan, lalu kepala bagian kiri.
  7. Menyela-nyela rambut.
  8. Mengguyur air pada seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Adapun cara mandi junub yang ringkas tanpa meninggalkan hal pokoknya saja (mungkin sedang tergesa gesa) maka caranya adalah cukup mengguyur air pada seluruh badan, tanpa memulai dengan wudhu. Itu sudah memenuhi rukun dalam mandi junub.

Sumber
https://bincangsyariah.com/ubudiyah/tata-cara-mandi-besar/
https://rumaysho.com/1118-tata-cara-mandi-wajib-1.html


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *