Sebutan Pucuk Pimpinan Lembaga TPQ di Indonesia

Share

Berbagai nama sebutan untuk pucuk pimpinan taman pendidikan Al-Qur’an yang ada pada masyarakat sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas maju mundurnya TPQ yang menjadi tanggungjawabnya.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, karena kehabisan bahan baku untuk menulis hal serius tentang TPQ, mari kita sejenak menikmati tulisan ringan sebagai tambahan asupan otak untuk membaca.

Yup, seperti pada judul, tidak ada satu kata kompak untuk menyebut pucuk pemimpin lembaga TPQ, ada berbagai macam sebutannya.

Berikut adalah beberapa sebutan untuk pengurus berkedudukan paling tinggi pangkat jabatannya pada Taman Pendidikan Al-Qur’an.

Kepala TPQ

Yang pertama adalah sebutan pucuk pimpinan Taman Pendidikan Al-Qur’an yaitu Kepala.

Kepala TPQ merupakan sebutan yang banyak dipergunakan oleh Lembaga.

sebutan pimpinan lembaga TPQ

Cocoknya sebutan ini karena adanya kesamaan dengan sebutan pada lembaga pendidikan formal seperti Kepala Sekolah untuk Kemendikbud dan Kepala Madrasah pada Kemenag.

Ketua

Ketua TPQ, begitulah sebutan untuk pucuk tertinggi pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an.

Sebagai orang yang pernah berada pada sekolah dasar atau MI, biasanya kita mengasosiasikan ketua ini dengan kelas. Maksudnya adalah ketua kelas.

Ketua TPQ pada lembaga tidaklah sama dengan ketua kelas pada sekolahan.

Pada TPQ, maksud dengan ketua adalah sama sebagaimana posisi kepala madrasah pada MI.

Pimpinan Lembaga TPQ

Yang kedua yaitu sebutan Pimpinan TPQ.

Beberapa lembaga menyebut pada surat pernyataan lembaga dengan pimpinan TPQ sebagai orang yang berhak mengesahkan surat pernyataan mengajar guru ustadz ustadzah dalam mengajukan bantuan insentif.

Contoh misalnya Pimpinan TPQ Baiturrahman Gadungan Girimulyo Ngargoyoso Karanganyar.

Sebutan pimpinan ini biasanya untuk menyebut nama istilah secara umum suatu jabatan tertentu. Misalnya pimpinan pondok pesantren, pimpinan pada Kapolsek, Kapolres, Kantor Kemenag dan lain sebagainya.

Akan tetapi pada sebagian TPQ kemudian menjadikan kata pimpinan ini menjadi bahasa baku atau resmi dalam struktur organisasi lembaga.

Direktur (Pimpinan Lembaga TPQ)

Nah ini agak keren dan terdengar modern, tetapi tidak terlalu banyak lembaga TPQ yang menggunakannya.

Sebagaimana dahulu tempat saya mengajar TPQ, ketua atau kepala TPQ disebut dengan Direktur.

Lembaga tempat saya mengajar dulu bernama “LPQ Yo”.

Karena pimpinannya pada waktu itu adalah lady yang imut-imut maka kita menyebutnya dengan Direktris LPQ Yogyakarta.

Itulah beberapa istilah sebutan kepala TPQ yang pernah saya dengar, mungkin saja pada pulau Sumatera Bali Kalimantan Sulawesi Papua maupun Jawa memiliki penyebutan lainnya, jangan sungkan untuk menuliskan pada kolom komentar.

Selamat menunggu waktu berbuka puasa, wilujeng petang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.