diterima google news publisher

Diterima google news tapi pengunjung blog tidak naik signifikan

Share

diterima google news publisher. Beberapa bulan yang lalu saya membaca bahwa blogger bisa mendaftarkan diri sebagai apalah namanya, intinya ikut dalam program google news, bahasa indonesianya adalah google berita (dan penerjemahan ini sudah berjalan).

pontren.com – assalamu’alaikum readers, Saya lupa bagaimana bisa mendapatkan informasi mengenai google news.

Yang jelas saya mampir ke suatu blog dan memberikan informasi bahwa platform blog apapun basic nya (blogger, wordpress) bisa turut serta meramaikan berita pada google news.

Iming-imingnya yaitu peningkatan pengunjung atau visitor yang berlipat, masuk dalam halaman pencarian yang lebih mudah, utamanya mesin google, peluang meraih backlink yang lebih banyak, branding blog lebih mantab, ketrima google news.

Dalam informasi salah satu blog, syarat mendaftarkan blog atau situs anda ke program ini ada dua.

Yang pertama berupa konten berita, yang kedua yaitu tulisan yang berkualitas.

Saya pribadi tidak melihat blog saya merupakan model berisi berita.

Adakalanya pengalaman dolan piknik, rangkuman juknis, unduh form pengajuan TPQ Madin Ponpes serta berbagai petunjuk teknis yang bisa saya tulis.

Ditolak google news karena gambar logo tidak sama satu dengan yang lain

diterima google news. Oh iya, untuk mendaftar google news ini sampean perlu menyiapkan 3 gambar sebagai brand atau lambang blog anda.

Ketiga gambar ini adalah;

  • logo persegi atau kotak dengan ukuran minimal 512×512 pixels.
  • Logo teks mode terang dengan ketentuan minimal tinggi 20 pixels dan panjang 200 pixels, untuk rekomendasinya adalah 400 pixels.
  • Model Logo teks gelap, ketentuannya ukuran sama dengan mode terang.

Nah apabila anda mendaftarkan situs atau blog anda ke google news dan mendapatkan penolakan, anda akan mendapatkan pemberitahuan via email.

Seperti pengalaman saya, sayangnya saya lupa menyimpan email dari google ini.

Isinya bahwa blog yang saya kelola ditolak turut serta pada google berita karena adanya perbedaan antara logo yang saya buat.

Jelas sangat keterangan dari google, yaitu adanya lingkaran dan tanda kenapa gambarnya dianggap berbeda, pada kasus milik saya yaitu beda antara logo dan warna model square dengan logo teks mode terang.

Ada perbedaan warna hijau dan biru.

Oh ternyata begitu, dalam hati saya, kemudian cepat saja saya membuat logo dengan desain dasar yang sama.

Kemudian untuk model logo teks mode gelap saya bikin gambarnya dalam versi 2 warna atau apalah pake photoshop.

Untuk warna dasarnya sendiri saya buat sejenis saja, warna biru, bisa dikatakan asal buat logo yang penting sama.

Sebagai pemanis saya tambahkan foto simanis pada logo ini.

logo untuk mendaftarkan google news

Beberapa minggu kemudian saya iseng membuka publisher center google news milik saya.

Alhamdulillah blog saya sudah mengudara turut meramaikan google berita.

Fix ternyata pada kasus blog yang saya daftarkan hanya pada urusan logo desain yang tidak sama ketiganya.

Bukan masalah konten isi tulisan.

Update google news begitu lama, konten tidak muncul langsung begitu publish

Awalnya saya kira apabila kita membuat tulisan dan mempublikasikannya pada internet melalui blog, maka otomatis akun kita pada google news juga update informasinya.

Eh ternyata engga.

Beberapa kali saya membuat konten baru, ternyata pada google berita (saya cek situs saya di google news) belum ada perubahan info terbaru.

Lah menganyelkan sekali, apakah memang saya yang tidak paham sistemnya atau memang seperti itulah google news saya sendiri belum tahu.

Padahal pada mesin pencarian biasa bukan lewat google news.

Adakalanya tulisan belum sempat melewati 24 jam sudah bisa nongol di mesin pencarian.

Ternyata nalar saya dengan kenyataan dilapangan berbeda.

Anggapan saya jika update konten maka pada akun google berita yang saya kelola juga otomatis memperbarui berita konten yang saya buat.

Bahkan saat saya cek hari ini (6 April 2021) pada google news mengabarkan bahwa update terbaru adalah berita tanggal 16 Maret 2021.

Waduh koq lamban banget ya…. padahal seingat saya setiap hari saya buat artikel. Ya sudahlah ferguso, terima saja apa adanya.

Sudah menjadi publisher beberapa minggu tidak merasakan dampak kenaikan pengunjung

diterima sebagai publisher google news. Awalnya memang saya tergiur mencoba (dan karena kepo juga) untuk menjadi publisher google news.

Alasannya seperti kami tulis sebelumnya, yang paling pokok yaitu meningkatnya pengunjung secara signifikan.

Lhadalah ternyata setelah beberapa minggu ternyata kok adem ayem saja.

Saya tidak merasa ada lonjakan drastis pengunjung yang nyamperin blog ini.

Dan ternyata pada google search console sudah ada informasi mengenai jumlah pengunjung yang khusus untuk menganalisa situs pada google news.

Saya coba membuka dan halah bro, hasil pengunjung dari google news Cuma bisa dihitung dengan jari anda.

Tidak percaya? Berikut screen shootnya.

jumlah pengunjung google news ke blog

Tapi ya lumayanlah tambah beberapa biji pengunjung dan bisa buat keren kerenan.

tidak mencapai 1 persen dari keseluruhan visitor yang tersesat ke blog saya.

Ketrima publisher google news, yang jelas untuk saat ini saya belum merasakan signifikan lonjakan pengunjung dari google berita.

Tapi memang seperti twitter gitu sih, ada followernya, setidaknya sudah ada 2 orang pengikut untuk situs saya pada google news.

kedua pengikut yaitu saya sendiri dan gebetan saya (itupun yang mengikutkan juga saya hahahaa).

Nah demikian pengalaman ketrima google news alias google berita, mungkin sampean ada saran supaya blog bisa berbicara lebih banyak pada google news.

Silakan corat coret pada kolom komentar, wilujeng dalu, salam kenal dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.