Dewan Kemakmuran Masjid Pengertian Struktur Organisasi dan Fungsi


Share

Informasi tentang pengertian DKM Dewan Kemakmuran Masjid, Struktur Organisasi Kepengurusan dan Bagan Pengurus serta Fungsi dalam memakmurkan tempat ibadah baik berupa masjid maupun mushola.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, bagi para penggiat kemakmuran kegiatan masjid tentu sudah sering mendengar istilah DKM yang merupakan singkatan dari Dewan Kemakmuran Masjid.

Apa pengertian dari DKM? Bagaimana struktur Organisasi dan susunan pengurusnya? Seperti apa fungsi dari Dewan Kemakmuran Masjid?

Mari kita ulas satu persatu

Pengertian Dewan Kemakmuran Masjid

pengertian DKM Dewan Kemakmran Masjid
ilustrasi Bendahara DKM

Menurut Ahmad yani, maksud dari pengertian Dewan Kemakmuran masjid adalah adalah pengurus yang memegang amanat untuk menjalankan administrasi dan manajemen Kemasjidan sebagai sebuah organisasi yang bertugas memakmurkan masjid (Ahmad Yani, 2007 :16)

Organisasi Dewan Pengurus Masjid (DKM) menjalankan peran dan tugasnya sebagai kelompok person dalam memakmurkan hal positif berkaitan dengan kemasjidan.

Baca : SUSUNAN STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS MASJID DAN TUGASNYA

Dalam hal Pengelolaan masjid menempati posisi sangat penting dan sekaligus kompleks karena merupakan usaha mencapai tujuan-tujuan agar lebih efektif dan efisien rancangan kegiatan dan agenda yang sudah disusun.

Dalam rangka mewujudkan hal tersebut perlu pembentukan suatu organisasi dalam masjid sebagai pengurus yang bertugas mengelola dan memakmurkan masjid.

Menurut Bachrun Rifai’i dan Moch. Fakhruroji (2005:107), Pengurus masjid ini dikenal dengan sebutan (DKM). di kalangan lain juga sering disebut dengan pengurus takmir masjid.

Fungsi Dewan Kemakmuran Masjid

Mengacu kepada AD ART (Berdasarkan Anggaran Rumah Tangga) Dewan Masjid Indonesia (DMI) pasal 1 dan pasal 3.

Yang disebut dengan pengurus DKM adalah anggota organisasi DMI yang memiliki tugas/fungsi dan tanggung jawab operasional pengelolaan masjid dengan berkewajiban menjaga kehormatan dan mentaati ketentuan organisasi yang memiliki hak untuk memilih dan dipilih sebagai pengurus DMI.

Baca : STANDAR IMAM MASJID TETAP BERDASARKAN SK DIRJEN BIMAS ISLAM NO 582 TAHUN 2017 KEMENAG

Mengacu kepada tulisan HR. Maulany (2010:55), Pada wilayah provinsi Jawa Barat, Pengelolan tempat ibadah muslimin ini lebih di kenal dengan sebutan DKM yang diartikan dengan Dewan Kemakmuran Masjid.

Struktur Organisasi DKM

Seperti apa susunan dan struktur organisasi DKM?

Untuk menjawab pertanyaan diatas maka mengacu kepada Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid.

Baca : TIPOLOGI MASJID DI INDONESIA

Setidak-tidaknya mengacu kepada ketentuan mengenai susunan pengurus atau struktur Organisasi DKM atau kepengurusan Takmir Masjid terdiri dari;

  • Penasihat
  • Ketua
  • Sekretaris
  • Bendahara
  • Ketua dalam bidang idarah,
  • ketua di bidang Imarah dan
  • Ka. Bidang Ri’ayah
  • Badan-badan/Lembaga-lembaga

Dan apabila perlu dan ada personel yang bisa ditunjuk maka susunan pengurus struktur organisasi DKM ini bisa ditambahkan menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

Contoh Bagan Struktur Organisasi DKM

Dibawah ini adalah gambar susunan struktur kepengurusan DKM alias Takmir Masjid, diambilkan dari SK Dirjen Bimis nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid yang menggambarkan alur organisasi standar minimal pada struktur kepengurusan DKM.

Berikut tampilan contoh gambar bagan Struktur Kepengurusan Dewan Kemakmuran Masjid dalam penampakan yang sederhana.

susunan-organisasi-pengurus-masjid
Susunan Pengurus DKM

Itulah ulasan singkat mengenai DKM dari segi pengertian, contoh struktur Organisasi Kepengurusan serta fungsi dari DKM itu sendiri berdasarkan AD ART DMI .

Demikian sekilas informasi malam ini, wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Sumber : syeckhnurjati.ac.id


Share

monggo silakan komen atau tanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.