5.757 Nomor Statistik Pondok Pesantren diputihkan

Lima ribu lebih nomor statistik pondok pesantren dilakukan pemutihan karena berbagai situasi dan keadaan yang menjadikan adanya kesalahan penomoran maupun nomor statistik ganda yang tidak sesuai dengan juknis yang telah dibuat dari Kemenag RI Jakarta.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, dalam rangka ketertiban dan kebenaran nomor statistik lembaga pondok pesantren di Indonesia.

Kenapa diperlukan nomor statistik bagi lembaga Pondok Pesantren?

Perlu disampaikan bahwa keberadaan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) yang valid akan berdampak pada perolehan layanan pendidikan pondok pesantren oleh Kementerian Agama.

Entah kenapa hal tersebut diatas menjadi tanda tanya dengan turunnya bantuan BOP dimasa covid-19 ini, ternyata ada beberapa pondok pesantren yang tidak memiliki nomor statistik ternyata tercantum dalam SK yang mendapatkan bantuan yang jumlahnya puluhan juta.

Selanjutnya daftar pondok pesantren yang telah dilakukan pemutihan nomor statistik pondok Pesantren (NSPP) dapat dilihat di informasi penting http://www.pendis.kemenag.go.id dan informasi lebih lengkap dapat menghubungi Bapak Prihatin Dwi Susilo (nomor kontaknya tercantum).

Jumlah pondok pesantren yang mendapatkan pemutihan nomor statistik sejumlah 5.757 (lima ribu tujuh ratus lima puluh tujuh) mencapai 21,2% (dua puluh satu koma dua persen).

Ketentuan pemutihan NSPP Pondok Pesantren

Adapun dalam surat yang beredar di kalangan whatsapp, pada saat pemutihan ini jumlah pesantren yaitu 27.154 (dua puluh tujuh ribu seratus lima puluh empat) ponpes.

Bagaimanakah ketentuan pemutihan ini terjadi?

Ada 3 hal yaitu;

  1. Pemutihan nomor statistik hanya diberlakukan kepada nomor statistik yang tidak sesuai dengan aturan penyusunan nomor statistik (buku panduan penyusunan nomor statistik lembaga pendidikan Islam)
  2. Pemutihan nomor statistik hanya diberlakukan terhadap nomor statistik yang tidak sesuai dengan kode wilayah dimana lembaga tersebut berdomisili
  3. Pemutihan nomor statistik hanya diberlakukan terhadap nomor statistik yang ganda, nomor statistik pemutihan.

Kemudian dari ketentuan diatas (surat dari Dirjen Pendis nomor B-2520/DJ-1/Set-I/PP.00.7/08/2019) wow, sudah setahun juga suratnya. Baru tahu saya informasi ini kepada pihak Kabupaten atau Kota menetapkan hasil pemutihan NSPP dalam Surat Keputusan (SK).

dari ketentuan diatas, maka kesimpulan tentang pemutihan nomor statistik ponpes yang 1) tidak sesuai aturan penyusunan, 2) hanya berlaku pada statistik domisili lembaga, 3) nomor ganda.

Akumulasi pemutihan NSPP pesantren setiap provinsi

Data ini diambilkan dari situs resmi Kemenag yang mengunggah nama nama provinsi beserta jumlah pesantren dan jumlah ponpes yang mendapatkan pemutihan nomor statistik.

Berikut adalah data dimaksud yang terdapat dalam lampiran surat Pemutihan Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP) dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI nomor B-2520/DJ.1/set.I/PP.00.7/08/2019 tanggal 15 Agustus 2019.

Sedangkan nama nama pondok pesantren yang mendapatkan pemutihan NSPP secara detil adalah sebagaimana file dibawah ini yang ditandai dengan warna merah.

Untuk melakukan pengecekan, silakan anda unduh melalui tampilan dibawah ini.

Data ponpes pemutihan NSPP tahun 2019

dalam file diatas mencapai jumlah lembaran ratusan, diatas lima ratus lembar file, tepatnya adalah 679 lembar halaman format PDF yang memuat 27.154 (dua puluh tujuh ribu seratus lima puluh empat) dengan pesantren yang diputihkan NSPP nya sejumlah 5.757 (lima ribu tujuh ratus lima puluh lima) pontren.

Demikian informasi tentang pemutihan nomor statistik pondok pesantren, semoga lembaga yang mendapatkan pemutihan telah memegang SK dari Kankemenag mengenai pemutihan dimaksud.

Wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: