Tips dan Kiat Menjadi Guru TPQ yang Menyenangkan

Tips Kiat dan cara untuk menjadi seorang guru ustadz ustadzah pada Taman Pendidikan Al-Qur’an yang menyenangkan berdasarkan materi Ustadz Tasyrifin yang disampaikan pada Pelatihan Pengembangan Kompetensi Guru TKQ-TPQ yang diadakan oleh Direktorat Pondok Pesantren Kementerian Agama.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat malam para penggiat pendidikan al-Qur’an khususnya TPQ, dalam kegiatan pengajaran BTQ (Baca Tulis al-Qur’an) diperlukan strategi mengajar.

Salah satunya adalah dengan cara menjadi guru TPQ yang menyenangkan.

Yang dimaksud menyenangkan disini bukanlah sebuah kesenangan yang dirasakan oleh guru TPQ dalam mengajar.

Tapi maksudnya menjadi seorang guru yang disenangi muridnya sehingga mempermudah siswa siswi anak didik santri TPQ menerima transfer ilmu.

Baca : cara mengajar TPQ yang menyenangkan

Siapakah ustadz Tasyrifin?

Beliau adalah Direktur Nasional Badan Koordinasi Pendidikan Alquran dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI) pada waktu mengisi pelatihan tersebut.

Acara ini dilaksanakan pada Rabu-Jumat, 12-14 November 2014 di Hotel Puncak Raya Cisarua, Bogor, Jawa Barat.

Apa saja kiat kiat dari ustadz Tasyrifin, M.Pd dalam menjadi seorang guru TPQ yang menyenangkan?

Ada 5 langkah untuk menjadi ustadz ustadzah TPQ yang menyenangkan menurutnya.

Mari kita ikuti apa saja langkah langkah dimaksud.

5 langkah menjadi guru TPQ yang menyenangkan

Yang pertama yaitu untuk menjadi seorang pendidik pada Taman Pendidikan al-Qur’an yang menyenangkan, seorang guru TPQ harus dilandasi dengan rasa kasih sayang yang diambil dari makna bismillahirrahmaanirrahiim.

Menurut ulama, ada 4 makna dalam bismillahirrahmaanirrahiim yaitu;

Pertama, kata bi kalau dikaitkan dengan ”kekuasaan dan pertolongan”, maka si pengucap menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukannya terlaksana atas kekuasaan Allah. Dia memohon pertolongan-Nya agar pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik dan sempurna.

Kedua, rahasia penting mengapa basmalah didahulukan bagi semua pekerjaan. Hal itu erat kaitannya dengan prinsip tauhid ”la ilaha illa Allah”. Yakni, dengan menjadikan Allah sebagai sebab utama dalam semua tindakan.

Ketiga, Allah adalah Zat yang wajib ada, satu-satunya yang mempunyai hak segenap pujian, dan nama termulia yang pernah ada. Tatkala seorang Muslim menyebut nama Allah dalam basmalah, berarti dia telah mendeklarasikan nama teragung di semesta.

Keempat, ada dua sifat kesempurnaan yang ditekankan dalam basmalah, ar-Rahman dan ar-Rahim. Ar-Rahman adalah curahan rahmat-Nya secara aktual yang diberikan di dunia ini kepada semua makhluk-Nya. Sedangkan, ar-Rahim adalah curahan rahmat-Nya di akhirat kelak kepada mereka yang beriman.

Sumber : https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-digest/ppg0qf458/empat-makna-bismillah

Yang kedua yaitu melakukan komunikasi yang harmonis.

Dalam komunikasi, bukan hanya bersifat tentang berbicara, bisa dikatakan sebagai jenis proses sosial yang erat kaitannya dengan aktivitas manusia serta sarat akan pesan maupun perilaku.

Sedangkan harmonis adalah Harmonis adalah segala sesuatu hendaknya senantiasa serasi, selaras, seimbang. Yang adil dan yang makmur.

Intinya bagaimana berinteraksi dengan siswa siswi anak didik TPQ dengan memperhatikan perasaan mereka sebagai seorang anak.

Menurut tafsiran saya, maksud dari pembicara dapat disingkat dalam kalimat wa ahsin kamaa ahsanallahu ilaika.

guru yang baik

Ketiga adalah melihat kelebihan anak didik.

Dengan lebih menekankan kepada kelebihan peserta didika membuat perhatian kepada kekurangannya teralihkan (dalam hal positif).

Penekanan kelebihan sang anak dan tidak mengungkit ungkit kekurangan siswa akan menimbulkan rasa nyaman di hati siswa dan menghilangkan ketakutan dipermalukan didepan teman temannya.

Contoh kongkrit dari melihat kelebihan yang ada pada diri anak yaitu dengan cara memberikan apresiasi ataupun penghargaan atas apa yang dicapainya, semisal mampu menyelesaikan bacaan sesuai target, mampu menulis dengan baik dan lain sebagainya.

Baca : macam macam metode pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an pada TPQ

Langkah keempat, memberi motivasi untuk sukses.

Motivasi sukses bisa berupa arahan sukses dan berhasil dalam menyelesaikan pendidikan baca tulis al-Qur’an sesuai dengan yang ditargetkan oleh lembaga.

Bisa juga motivasi semangat untuk selalu berusaha sehingga arahan sukses lebih bersifat umum utamanya dalam menjadi putra putri yang saleh solihah.

Langkah terakhir atau langkah kelima, dalam menyampaikan materi pembelajaran KBM untuk Taman Pendidikan al-Qur’an dikemas dalam pendekatan BBM.

Apa itu BBM?

Yaitu suatu metode yang dalam penyampaian materi dengan pendekatan bermain, bercerita dan menyanyi yang disingkat dengan BBM.

Untuk lebih detil tentang metode BBM bagi TPQ dapat anda baca di tulisan yang telah publish beberapa tahun sebelumnya dengan judul Aplikasi Pengajaran Al-Qur’an pada TKA/TPQ dan TPA/TPQ dalam rangka mencapai target

Rangkuman Materi Menjadi Guru TPQ yang menyenangkan

alumni pesantren menjadi guru

Itulah tips serta kiat dari pemateri kegiatan bagaimana caranya supaya menjadi guru TPQ yang menyenangkan.

Ada 5 langkah yang dilakukan yaitu;

  1. Mengajar Berlandaskan kasih sayang;
  2. Komunikasi yang harmonis;
  3. Melihat kelebihan santri TPQ;
  4. Memberikan motivasi untuk sukses;
  5. Memakai cara BBM dalam pembelajaran

Tentunya dalam melakukan transformasi atau berubah dari model guru sekarang ini menjadi seperti 5 langkah diatas perlu usaha yang nyata.

Usaha ini tentunya sedikit demi sedikit perubahan dalam diri dari yang sebelumnya cuek bebek sekedar mengajar dan menyimak menjadi lebih perhatian kepada siswa dan memasukkan unsur welas asih dan mengeluarkan aura negatif marah marah maupun mencari cari kesalahan anak didik.

Setelah mencapai titik lumayan alias perubahan yang bagus menjadi guru yang menyenangkan, tinggal konsistensi dalam menjaga ritme hati supaya kondisi hati tetap terikat dengan kelima langkah diatas.

Itulah rangkuman tentang tips serta kiat untuk menjadi guru ustadz ustadzah pada lembaga pendidikan al-Qur’an utamanya serta dapat diaplikasikan dalam pengajaran anak didik usia dini ataupun siswa siswi dalam belajar membaca al-Qur’an.

Wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Berdasarkan tulisan : Republika Online dengan judul Guru TPQ Dilatih Mengajar Menyenangkan yang dirilis pada hari Jumat 21 Nov 2014 11:00 WIB.
rep:damanhuri zuhri ed: hafidz muftisany

loading...

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: