Arti Murojaah Pengertian secara Bahasa dan Istilah

santri sedang murojaah (ilsutrasi)

Informasi tentang arti muroja’ah dan pengertian secara bahasa dan istilah yang sering dipergunakan dalam istilah hafalan tahfidz al-Qur’an.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh. Ada sebagian orang yang bertanya tanya apakah yang dimaksud murajaah, apa itu arti murojaah, apa bedanya murojaah dan tilawah?

Dari berbagai sumber mengatakan salah satu kunci utama dalam menghafalkan al-Qur’an dan menjaga hafalan kitab suci umat Islam ini adalah dengan cara murojaah.

Sebelum berbicara lebih jauh tentang istilah muroja’ah, ada baiknya terlebih dahulu menelusuri asal kata yang berasal dari bahasa arab ini.

arti Murojaah Secara Bahasa dan Istilah

Dalam kamus mahmud yunus terbitan Hidakarya Agung tahun 1989 halaman 138 disebutkan bahwa secara bahasa, Muroja’ah berasal dari kata roja’a-yarji’u ( رَجَعَ – يَرْجِعُ ) yang artinya kembali.

Adapun pengertian muroja’ah secara istilah adalah mengulang kembali atau mengingat kembali sesuatu yang telah dihafal sebelumnya.

Dalam hal ini muroja’ah dapat juga disebut dengan metode pengulangan secara berkala.

Kegiatan bermurooja’ah merupakan salah satu cara untuk tetap memelihara hafalan supaya tetap terjaga.

Dalam arti kata yang lebih sempit makna murojaah berkaitan dengan hafalan atau tahfidz al-Qur’an yaitu menjaga hafalan Al-Quran dengan terus-menerus mengulangnya guna meraih mutqin (kuat) dalam bacaan, hafalan, pemahaman, dan pengamalannya bagi para hamilul Qur’an. Sumber : tribunnews

Menurut salah satu skripsi disebutkan bahwa ideal murojaah dilakukan sepekan dua kali atau lebih.

Dari informasi diatas, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan murojaah adalah mengulang pelajaran yang telah dihafalkan. Dengan begitu metode murojaah yaitu pengulangan hafalan dengan tujuan terjaganya yang dihafalkan.

Metode Murojaah

Ada dua metode pengulangan ditinjau dari metodenya yaitu;

  • Metode murojaah pengulangan dalam hati;
  • Metode murojaah pengulangan dengan diucapkan secara lisan.

Murojaah dalam hati tentu anda sudah dapat menggambarkannya, yaitu menghafalkan secara hati alias murojaah secara bathiniyah.

Sedangkan metode secara lisan, maka dalam menghafal ini di ucapkan secara lisan meskipun dengan sangat lirih.

Menurut saya pribadi sih lebih efektif secara lisan untuk murojaah dalam menjaga hafalan, akan tetapi bisa jadi lain ladang lain belalang, lain metode lain hasilnya bagi yang menghafalkan.

Ada versi lain pembagian dari pendapat Abdul Aziz Abdul Rauf, dari segi strategi, metode murojaah ada dua yaitu bil ghoib dan bin nadlar.

Yang pertama, yaitu murojaah dengan metode melihat buku atau tulisan. Teknik ini dianggap lebih rileks dalam penggunaan konsentrasi dan penggunaan otak pikiran.

Sedangkan metode yang kedua yaitu dengan cara tanpa melihat buku atau tulisan, kalau dalam istilah bisa disebut dengan bil ghaib.

Beda murojaah dengan tilawah dan tahsin

Tentunya ada perbedaan antara murojaah dengan tilawah.

Dalam mu’jam al wasith (1:87) Secara bahasa, kata tilawah kata ’tilawah’ berasal dari kata (تَلاَ- يَتْلُو – تِلاَوَةً) yang artinya membaca atau bacaan.

Sedangkan tilawah secara istilah adalah tilawah secara istilah adalah membaca Al Qur’an dengan bacaan yang menampakkan huruf-hurufnya dan berhati-hati dalam melafadzkannya agar lebih mudah untuk memahani makna-makna yang terkandung di dalamnya.

Tahsin secara bahasa berasal dari kata hassana-yuhassinu – tahsiinan حَسَّنَ يُحَسِّنُ تَحْسِيْنًا yang mempunyai arti artinya: memperbaiki, atau menghiasi, atau membaguskan, atau memperindah, atau membuat lebih baik dari semula. (sumber : https://ikhsannurrahman.wordpress.com/tag/tilawah/)

Sedangkan pengertian tahsin adalah adalah memperbagus bacaan al-Quran agar sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah -shallahualaihi wa sallam.
Dalam situs nubada https://nubada.id/definisi-dan-pengertian-tahsin-al-quran-dalam-ilmu-tajwid/

dengan begitu, secara garis besar dapat ditarik kesimpulan beda murojaah dan tahsin dengan tilawah dan yaitu murojaah merupakan metode untuk menjaga hafalan, tilawah merupakan teknik dalam membaca al-Qur’an dan tahsin yaitu memperbagus bacaan.

demikian informasi tentang pengertian murojaah secara bahasa dan istilah serta perbedaan dengan tilawah dan tahsin. wilujeng sonten, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

loading...

Silakan berkomentar