dusun Gadungan Lock Down

Dusun Gadungan Girimulyo Ngargoyoso H-3 sampai H+5 larang pendatang masuk

Dusun Gadungan merupakan salah satu wilayah yang berada dibawah Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso, terletak sebelum desa Kemuning dan dahulu malah merupakan pusat Kota Kecamatan Ngargoyoso, Karena (dahulu) Kantor Kecamatan berada disitu, Kantor Polsek dan asrama polisi juga berada di Gadungan termasuk Masjid Besar Kecamatan Baiturrrohman Gadungan.

pontren.com – Penamaan gadungan ini sepanjang yang saya tahu karena dahulu terdapat harimau jadi jadian atau harimau gadungan, sehingga entah bagaimana kemudian disebut kampung atau dusun ini dengan gadungan, adapula kisah Gadung melati yang saya sendiri kurang paham bagaimana alur kisahnya.

loading...

Ternyata Benar tentang berita bahwa Dusun atau Kampung Gadungan menerapkan ketentuan H – 3 sampai dengan H + 5 tidak memperbolehkan pendatang memasuki area wilayah kampung ini.

Sekedar informasi, dusun gadungan terdiri dari 2 RW yaitu RW 14 dan RW 13 dengan masing masing RW memiliki 4 RT.

RW 13 dikenal dengan sebutak tlukan sedangkan RW 14 dahulu kala biasa disebut dengan kampung, entah anak anak SD dan SMP pada dusun ini mengerti sebutan atau istilah untuk panggilan yang lebih kuno daripada Gadungan Kulon (Kampung) dengan Gadungan Etan (Tlukan).

Kebenaran berita tidak diperbolehkannya orang luar masuk Dusun Gadungan ini sudah dikonfirmasikan kepada Bapak Kadus Wahyudi Sutrisno dan beliau membenarkan tentang informasi diatas.

Kadus-Desa-Gadungan-Wahyudi-Sutrisno
Wahyudi Sutrisno Kadus Dusun Gadungan

Dengan begitu bagi orang orang yang hendak mengunjungi sanak family keluarga yang berada di wilayah gadungan desa girimulyo Kecamatan Ngargoyoso perlu menyusun jadwal ulang supaya nantinya tidak dihalau oleh pemuda dusun Gadungan karena dianggap orang luar.

Perlunya Sosialisasi Kepada Keluarga Kerabat Luar Kota

Keberadaan ketentuan ini menurut saya juga termasuk mendadak, tapi juga tidak bisa disalahkan karena perkembangan situasi yang sulit di prediksi.

Akan tetapi setidaknya perlu adanya pemberitahuan point point penting kepada warga diluar Gadungan yang memiliki keluarga di tanah air.

Misalnya ketentuan ini berlaku sama tidak ada pengecualian, sehingga siapapun dia diluar warga gadungan maka sesuai waktu yang ditentukan tidak boleh memasuki wilayah Tlukan atau Kampung.

Yang kedua, batasan orang luar, apakah luar kota, luar kecamatan, luar Desa atau Luar Kampung? Maksudnya begini, jika luar kampung maka penduduk Potrojalu Puthon maupun Branti termasuk dalam kategori yang kelompok orang yang dilarang masuk wilayah Gadungan, termasuk Ngablak Kikis.

Atau ada ketentuan kelonggaran dimana orang luar Girimulyo dapat memasuki wilayah dusun ini jika ada surat keterangan sehat dari instansi yang berwenang atau surat rekomendasi lainnya.

Tujuannya untuk Karantina atau Hanya melarang orang Luar Masuk ke Gadungan?

Ada lagi yang perlu diperhatikan, mestinya kalau memang tujuan dari tidak bolehnya orang luar masuk ke dusun gadungan karena pertimbangan kesehatan dan karantina, mestinya orang yang berada di kampung pun juga dilarang untuk keluar wilayah.

Akan berkurang efektivitas penguncian dusun dari orang luar ini jika orang dalam sendiri tidak diatur dalam kegiatan diluar kampung.

Ilustrasinya begini, anak anak SMP SMA Kuliahan maupun para pemuda pemudi punya teman di wilayah Karangpandan yang baru pulang dari Jakarta, juga ada teman di Kemuning yang berasal dari luar kota, kemudian para ananda dusun Gadungan ini sliwar sliwer keluar masuk kampung dan berinteraksi dengan orang luar, tentunya physical distancing nya jadi agak memble.

Yang jelas dengan keberadaan peraturan dusun Gadungan ini diperlukan kesadaran keseluruhan pihak baik warga yang berada di Dusun gadungan untuk lerem adem ayem berada di dusunnya menahan diri untuk keluar keluar kecuali sangat mendesak.

Dan yang selanjutnya kepada keluarga kerabat ataupun yang dahulu pernah tinggal di Gadungan (misalnya lahir dan Besar di Gadungan Kemudian Tinggal di Mojogedang atau Tasikmadu ataupun Matesih) hendaknya juga menahan diri untuk berkunjung daripada nanti timbul suasana tidak mengenakkan disaat bertemu dengan penjaga gerbang masuk Gadungan (baik etan ataupun kulon).

Tentunya akan memprihatinkan jika ada saudara yang hanya punya family di Gadungan sudah beli tiket untuk pulang tapi ternyata jatah tiketnya berada di area H-3 sampai dengan H+5 larangan memasuki kawasan dusun Gadungan ini. Meskipun sepertinya sangat kecil kemungkinan ini terjadi.

Atau misalnya orang wilayah gadungan yang rasa orang luar kota, semisal driver truck atau bis antar kota antar provinsi, dimasukkan kategori mana jika baru saja bepergian dari wilayah yang jauh? Diizinkan masuk atau perlu dikarantina sampai kelewat 5 hari setelah lebaran? Jadi ingat paman Gimbal.

Berurusan dengan Warga Gadungan di Masa Larangan Masuk

Tapi yang jelas jika anda hanya perlu dengan seseorang bertemu sebentar anda tidak perlu khawatir, karena letak Gadungan yang dibelah oleh jalur arteri Karangpandan Kemuning sehingga jalan tersebut tidak akan diblokir oleh warga karena merupakan jalan utama.

Sehingga anda dapat kontak dengan orang yang anda perlukan, keluar sebentar, urusan selesai tanpa perlu memasuki wilayah Gadungan.

Semoga saja kondisi segera baik kembali dan kesehatan serta ekonomi rakyat alias wong cilik segera pulih, bukan hanya dijadikan jargon komoditi politik saja.

Sebagai kenangan tulisan saat menjelang lebaran 1 Syawal 1441 Hijriyah tahun 2020 Masehi masa Corona wabah covid-19 merebak di seantero dunia.

Sekedar penyemarak Lock Down Dusun Gadungan 2020, Berikut kami bagikan beberapa gambar yang didesain pas untuk ukuran status di whatsapp. selamat menjaga kesehatan.

kampung-lock-down
kampung tutup sementara
gadungan-closed
closed lurrr
pendatang-dilarang-masuk
Gadungan-tidak-terima-tamu-luar-kota
pangapunten nggih lur

Sugeng siang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: