Romantisme Pacaran Lari Pagi ala Mahasiswa UNY dengan UGM

sepatu-olahraga-dan-kantor

Kisah pacaran masa dahulu rekan saya yang saat ini sudah menjadi pasangan suami istri dan telah beranak pinak 2 orang putera. sang ibu saat ini berprofesi sebagai Dokter Hewan di Instansi Pemerintah dan sang suami menjadi Kepala Sekolah Swasta di salah satu SD terkenal di Yogyakarta.

pontren.com -assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Alkisah di era tahun 2005 an ada Mahasiswa asal Jepara yang kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY, dahulu setelah zaman purba bernama IKIP) dan seorang mahasiswi Universitas Gadjah Mada ( UGM ) jurusan dokter hewan, entah apa nama resminya saya kurang pasti mengetahui sebutannya.

Dahulu Rekan SD bersua kembali setelah lewat satu dekade

usut punya usut ternyata mereka telah mengalami satu kelas zaman SD akan tetapi hanya setahun dua tahun karena salah satunya pindah sekolah karena faktor pekerjaan orang tua.

setelah sekitar 13 tahun tidak bertemu, pucuk dicinta ulampun tiba, di Kota Pelajar Yogyakarta bersualah kembali dua sejoli ini, singkat kata mereka memproklamirkan diri jadian menjadi pasangan kekasih.

Kisah Klasik Romantisme Olahraga Pagi hari ala Mahasiswa

ada satu kisah yang bikin saya geli tertawa dan dapat dijadikan cerita untuk anak anak sebagai kisah klasik masa depan keturunan mereka disaat sang buah hati telah besar dan dewasa, yaitu semangat seorang mahasiswi UGM mendampingi sang pacar yang semangat olahraga pagi hari setelah subuh.

di era kisaran itu alat komunikasi utama sudah menggunakan handphone, tapi dengan fasilitas standar yang saat ini disebut feature phone. hape dengan kamera termasuk barang mewah yang biasanya dimiliki oleh kalangan the have di lingkungan kampus, kalangan biasa cukup dengan telfon fasilitas call dan text atau SMS.

nokia 3310 dan satellite L645
feature phone

karena perbedaan operator penyedia, sampai sampai cowok UNY ini mengganti Kartu simcard dari IM3 ke kartu AS untuk mengejar kehematan ber sms ria dengan gebetan, (durung usum whatsapp). kenapa begitu? karena zaman purbakala era pra android biaya SMS sesama operator lebih ngirit.

setelah SMS-an tentang niat untuk lari pagi habis subuh, si cewek meng iyakan dan bersedia menemani olahraga.

Temani Pacar lari pagi dengan memakai Jaket dan kostum bukan olahraga

tibalah waktu hari dan tanggal eksekusi pelaksanaan olahraga pagi hari setelah sholat subuh, tak lama berselang menunggu, datanglah sang kekasih mahasiswa UGM ini dengan menggunakan motor honda grand lansiran era tahun 90 an.

setelah berjumpa, terjadilah percakapan sebagai berikut (sebut saja si cowok bernama Ofie dan yang cewek bernama ully) :

Ofie : wis sido tenan, lha koq jaketan? ora nganggo trining?
ully : lha iyo tho, aq lak ngomong gelem ngancani.
Ofie : maksudmu?
ully : lha iyo, tak kancani olahraga lari lari pagi,
dadine sampean lari-lari, aku ngetutne awakmu seko mburi naik motor.
Ofie : @##%$&*(

lari-pagi-diantar-pacar
lari pagi ditemani pacar

akhirnya terjadilah kegiatan pacaran berbalut olahraga lari pagi dimana mas masnya tetap berolah raga jalur Nologaten – Pasar Gawok dengan diikuti oleh kekasihnya (yang saat ini telah dinikahinya) dengan menaiki motor honda Grand.

begitulah akhir dari kisah mengantar pacar lari pagi ala anak UGM di era pra android, kisah cinta pria dari Jepara dengan wanitanya yang asal Banjarnegara, saat ini disatukan dalam rumah yang berada di Yogyakarta. dadi pak kost dan bu kost.

jadi ingat dengan kutipan, orang cerdas memahami perkata yang disampaikan, orang awam dengan pemahaman kalimat yang ditangkap.

selamat menikmati liburan, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

loading...

Silakan berkomentar