tujuan-KKG-Madrasah-Diniyah-Takmiliyah

Tujuan Kelompok Kerja Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah

Informasi tentang apa saja tujuan dari KKG Madin mengacu kepada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 2352 TAHUN 2012 TENTANG PEDOMAN KELOMPOK KERJA GURU MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH.

Pontren.com – selamat sore pakde budee, semoga tidak bosan jika anda membaca postingan dari blog ini tentang madrasah diniyah takmiliyah, karena kali saja anda sudah beberapa kali mengunjungi ke blog sederhana yang kami kelola ini.

Baca;
Pengertian dan Fungsi KKG Madin #
Tujuan Pembuatan Pedoman KKG dan MGMP MDT #
Dasar Hukum Penyelenggaraan Organisasi KKG dan MGMP Madrasah Diniyah Takmiliyah #

Di postingan yang kami publish kali ini akan menghaturkan apa saja yang menjadi tujuan dari keberadaan dari Kelompok Kerja Madrasah Diniyah Takmiliyah yang telah diatur secara terperinci dan tertuang dalam SK Dirjen diatas.

Ada 9 tujuan yang menjadi bahasan dalam ketentuan untuk menjadi acuan dalam perjalanan roda organisasi.

Kenapa koq acuan? Ya karena dalam KKG ini disebutkan bahwa organisasi ini bersifat independen sehingga bisa juga KKG Madin di tingkat kecamatan merumuskan sendiri tujuan dari organisasinya.

Lha tapi timbang repot repot mikir mendingan ngikuti saja yang ada dalam SK Dirjen ini yang saya yakini telah diolah dan dirumuskan oleh pihak dan orang orang yang berkompeten dan mengetahui dengan dalam tentang organisasi dan kelembagaan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Untuk lebih jelasnya, berikut tujuan dari KKG Madin.

Sembilan Tujuan KKG MDT

SK-Dirjen-Pendis-tentang-KKG-Guru-Madin
Pedoman KKG Madin

Monggo disimak kesembilan dari tujuannya;

  1. Membangun kebersamaan dan kesamaan karakteristik Madrasah Diniyah Takmiliyah;
  2. Meningkatkan peran dan posisi guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam pengembangan pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah;
  3. Meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah sehingga sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku;
  4. Menumbuhkan daya kreasi dan inovasi guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam pengembangan proses didaktik dan metodik;
  5. Menumbuhkan semangat guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi program pembelajaran;
  6. Menampung segala permasalahan pembelajaran yang dialami oleh guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam melaksanakan tugas sehari-hari dan bertukar fikiran serta mencari solusi sesuai dengan karakteristik Madrasah Diniyah Takmiliyah dan lingkungan;
  7. Membantu guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam upaya memenuhi kebutuhan yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran Madrasah Diniyah Takmiliyah;
  8. Membantu guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam memperoleh informasi teknis edukatif yang berkaitan dengan kegiatan Madrasah Diniyah Takmiliyah
  9. Membantu guru kelas Madrasah Diniyah Takmiliyah berkerjasama dalam meningkatkan kegiatan-kegiatan intra dan ekstrakurikuler Madrasah Diniyah Takmiliyah;

Secara lebih rinci, karena organisasi KKG MDT di tiap kecamatan bersifat independen, maka visi, misi dan tujuan dapat dikembangkan lagi dan dituangkan dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tanggaa (ART) masing-masing.

Penutup

pedoman penyelenggaraan madrasah diniyah takmiliyah
pedoman penyelenggaraan Diniyah Takmiliyah

Lah sekarang sudah ada tentang tujuan dari KKG, dengan begitu memudahkan pihak Pengurus dari Forum Komunikasi Madrasah Diniyah Takmiliyah (FKDT) dalam merancang, dan menjalankan organisasi ini.

Maksudnya adalah bagaimana supaya organisasi yang independen ini bukan hanya bersifat SK dikertas dan gagah gagahan, tapi juga menjadi pendorong peningkatan Kualitas Lembaga yang massive dan terasa dengan baik. Ora gur sekedar ono pas kucuran dana turun.

Hahahaa, ya memang begitulah pengalaman, biasanya organisasi yang nirlaba dan bersifat keagamaan, ada kejadian dimana organisasi ini menjadi mandeg dan tidak berfungsi dimana ada 2 hal yang berpengaruh yaitu;

Kemalasan pengurus dalam mengelola lembaga atau organisasi;
Ketiadaan dana untuk operasional untuk mendukung keberlangsungan roda organisasi Kelompok Kerja.

Demikian tujuan dari lembaga ini, dan sedikit ulasan pribadi yang dapat kami sampaikan, sugeng sonten, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: