lomba hadrah

Ikrar Santri TPQ

Kalimat ikrar santri Taman Pendidikan Al Qur’an yang biasanya diucapkan pada saat klasikal di awal pembelajaran maupun sesaat sebelum selesai kegiatan belajar mengajar.

pontren.com – assalamu’alaikum para ustadz ustadzah pengelola lembaga pendidikan alqur’an yang biasa disebut dengan TPA (padahal sih kalau secara kelembagaan dan buku panduan kemenag lebih tepat disebut TPQ).

Jadi ingat semasa mengajar TPA di Glagah Daerah Umbul Harjo Yogyakarta, tepatnya di Masjid 11 Maret.

Disitu bertemu dengan para murid murid yang menjadi santri putra ataupun putri, ada Suci Denta Pertama, Puji Rahayu, Dina Mariyana, Destriyani, Silva, Regina Forestry Putri, Pupu, dan entah siapa lagi nama adik adik ini saya tak hafal satu persatu.

Diwaktu awal mengajar, masih gagap dan meraba raba tentang apa saja yang perlu diajarkan dan piye dan bagaimana cara mulang cah TPA.

Ilustrasi ustadz ustadzah TPQ

Untunglah anak anak yang lebih gede (umumnya kelas 5 dan 6 SD) ternyata memiliki skill yang memadai untuk memandu adik adiknya dalam memulai pembelajaran TPQ.

Skill kemampuan yang dimiliki santri senior ini biasanya berkutat mengenai :

  • Hafalan surat pendek;
  • Doa doa harian;
  • Tepuk santri;
  • Ikrar santri.

Nah disini pengalaman yang bikin orang untuk muhasabah diri, sekeren kerennya dan seahli seorang mahasiswa ternyata tidak bisa mampu menang dengan anak sd dan tk.

Yups, pada ikrar santri, tak ada satupun kata yang saya ketahui karena memang tidak tahu sebelumnya (dan entah beberapa bulan saya baru hafal).

Bagi yang ingin tau tentang kalimat ucapan ikrar santri TPQ TPA, dapat disimak dibawah ini.

Kalimat Ucapan Ikrar Santri TPQ

Kami santriwan- santriwati
Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an
Taman Pendidikan Al-Qur’an
Indonesia
Demi baktiku kepada Ilahi
dan cintaku kepada Al-Qur’an suci aku berjanji :

  1. sepanjang. Rajin shalat hayat
  2. Tak lupa mengaji setiap hari.
  3. Berbakti kepada ayah dan ibu.
  4. Taat dan hormat kepada guru.
  5. Menuntut ilmu tiada jemu.
  6. Setia kawan dan suka memaafkan.

Itulah kata kata ikrar santri yang umum dipergunakan oleh murid murid anak TPA pada saat hendak mengaji atau waktu klasikal pra kepulangan selesai belajar iqra.

Perbedaan Ikrar Santri TPQ

Dimulai dari atas, pada wilayah yang kuat tradisi pesantren salaf, penggunaan kata santriwan santriwati diganti dengan kalimat santri putra dan santri putri, atau santri putra dan putri.

Ilustrasi alumni TPQ

Hal ini karena arti wati’ bukanlah kosakata peristiwa kejadian yang sebaiknya tidak dilakukan oleh anak anak dibawah umur.

Jika anda menyimak pesantren salaf, umumnya menyebut anak perempuan dengan santri putri.

Ini berbeda dengan pondok pesantren modern yang terbiasa memanggil anak wanita dengan penyebutan santriwati.

Pada urutan nomor yang diucapkan, kebanyakan sama dari angka 1 sampai dengan 5 seperti tertulis diatas.

Di bagian angka enam (6) merupakan hal yang lumrah atau umum dimodifikasi atau terjadi perbedaan tentang nomor yang ke enam.

Meskipun begitu umumnya tetap memiliki tema tentang pertemanan atau hubungan sebagai rekan antar santri.

Ada juga perubahan dalam penyebutan santri TPQ Indonesia diubah dengan nama lembaga yang mengasuh.

Misalnya kami santriwan santriwati LPQ Warungboto dan sebagainya.

Penutup Tulisan Janji Santri TPQ

Menurut saya dengan adanya janji atau ikrar santri TPQ ini menanamkan alam bawah anak anak murid TPA untuk tertib sholat wajib, rajin mengaji, taat kepada orang tua, hormat kepada guru dan setia kawan.

Harapan dengan hafal diluar kepala tentang ikrar ini menjadikan kesan yang mendalam sepanjang hayat sehingga menjadi penguat dan self reminder dikala kondisi sedang drop secara mental pada waktu penurunan semangat beribadah.

Itulah sekilas tulisan yang membuat terkenang waktu masa mengajar di TPQ Masjid Sebelas Maret di Glagah Umbul Harjo Yogyakarta.

Sepertinya sudah banyak para santri yang dahulu diajari a ba ta dengan metode iqra yang saat ini menjadi para remaja atau ibu muda. Miss u all my friends.Jadi baper heheee, udah ya, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: