kedudukan-madrasah-diniyah-takmiliyah

Posisi Madrasah Diniyah Takmiliyah pada Pendidikan di Indonesia

pontren.com – mengupas tentang posisi Madin / MDT / dalam pendidikan di Indonesia mengacu kepada Undang undang nomor 20 tahun 2004 dalam pasal 3 sebagai dasar meletakkan posisi madin sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang secara administrasi berada dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Lama tidak menulis tentang madin karena alasan keterbatasan informasi dan sumber untuk disampaikan kepada para pengamat, peneliti, mahasiswa yang sedang membuat skripsi maupun para pengelola madin baik pengurus maupun guru ustadz ustadzahnya.

Atas budi baik seorang pegawai di Grobogan yang bernama Bapak Sudarto, akhirnya postingan ini dapat diturunkan sebagai tambahan informasi mengenai kedudukan madrasah diniyah takmiliyah dalam pendidikan nasional di Indonesia.

Tulisan ini disadur atau diambil dari kata pengantar pada PEDOMAN KELOMPOK KERJA GURU DAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH yang diterbitkan oleh DIREKTORAT PENDIDIKAN DINIYAH DAN PONDOK PESANTREN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM KEMENTERIAN AGAMA REPLUBIK INDONESIA pada TAHUN 2013.

Berikut kata pengantar dimaksud.

Posisi Kedudukan Madrasah Diniyah Takmiliyah dalam Sisdiknas

Madrasah Diniyah Takmiliyah merupakan bagian dari pendidikan keagamaan yang diselenggarakan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang dijabarkan dalam pasal 3 undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, yakni;

“…Tujuan Pendidikan Nasional adalah untuk berkambangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, bermutu, cakap, kreatif, dan menjadi warga negara demokratis dan bertanggungjawab”.

UU no 20 Tahun 2003 pasal 3

Dari pokok tulisan diatas dapat diurai bahwasanya Lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah;

termasuk dalam pendidikan keagamaan
madrasah diniyah takmiliyah diselenggarakan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan nasional.
Tujuan pendidikan nasional adalah agar anak didik memiliki sifat hablum minallah dan hablum minan nas yang mulia serta warga negara yang baik.

Itulah kesimpulan mengenai posisi madin dalam sisdiknas.

Kunci Pengembangan Potensi Peserta didik

ilustrasi santri madin

Salah satu kunci untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman kepada Tuhan Yang maha Esa seperti yang kita harapkan terletak pada peran guru Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah perlu terus menerus mengembangkan kompetensinya sejalan dengan tuntutan perubahan serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga proses pembelajaran yang menjadi tanggungjawab berjalan dengan baik, serta tepat sasaran dan tujuan.

Pengembangan keempat potensi guru (pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional) dapat dilakukan melalui wadah komunikasi dan kerjasama antar guru Madrasah Diniyah Takmiliyah. Dalam wadah ini, mereka bisa mengembangkan kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan atau diskusi dan kerja kelompok.

Perlunya Pengembangan Kelompok Kerja Madin

ustadzah madrasah diniyah
guru Madrasah Diniyah Takmiliyah

Oleh sebab itu, diselenggarakan dan dikembangkannya Kelompok Kerja Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (KKG-DTA) ataupun Musyawarah Guru Mata Pelajaran Madrasah Diniyah Takmiliyah (MGMP-MDT) di setiap kecamatan menjadi sangat penting.

Mudah-mudahan, diterbitkannya buku Pedoman Penyelenggaraan dan Pengembangan KKG MDTA maupun MGMP MDT oleh Kementerian Agama dapat membantu para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah untuk memperkuat jaringan kerjasama, saling bertukar wawasan, pengetahuan dan keterampilan di antara mereka.

Penutup

Itulah informasi mengenai kedudukan madrasah dalam sisdiknas serta sedikit menyinggung tentang KKG DTA serta musyawarah guru mapel Madin yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam tulisan tugas makalah maupun pelaksanaan dan aplikasi kegiatan di lembaga yang dikelola.

Sugeng siang, selamat siap siap lunch, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

1 komentar untuk “Posisi Madrasah Diniyah Takmiliyah pada Pendidikan di Indonesia”

  1. Ping-kembali: SK Dirjen Pendis tentang Pedoman MGMP Madin MDT | Informasi TPQ Madin Pesantren

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: