Mari Mengenal Santri Kalong

Posted on
santri assalaam

pontren.com – Assalamu’alaikum para santri pondok pesantren maupun para peminat dan pemerhati lembaga pendidikan ponpes dimanapun anda berada sukur sedang berada di luar negeri dan alhamdulillah jika di dalam negeri.

Disini kita akan mencoba mengulas santri kalong berdasarkan keyword reseach dari neilpatel tentang apa itu santri kalong. Apa sih keyword research? Menurut saya maksud keyword reseach adalah kata kata kunci yang di masukkan oleh orang pada mesin pencari misalnya google, yahoo, bing, ask atau beberapa mesin pencari yang memaksa anda memakainya (kena virus maksud saya) semisal int search my way, lavasoft dan yang lainnya.

Baca;
Pengertian santri pondok pesantren
Santri kobong pada pondok pesantren salafiyah
Budaya Mayoran di Pesantren

Istilah santri Kalong

Sejak kapan istilah santri kalong ini di ungkapkan atau dipakai untuk melabeli cara mukim santri pondok pesantren?

yang jelas istilah ini sudah sedemikian kuat melekat yang sangat dipahami oleh kalangan pesantren maupun daerah yang banyak terdapat lembaga pendidikan pondok, entah itu di Jogja (Yogyakarta) Bandung, Gresik, Pantura, Probolinggo, Madura dan daerah Jawa Timur lainnya.

loading...

Entah kalau di malaysia ada juga istilah ini karena ingat dengan film Upin-Ipin pada saat serial yang memunculkan keluang alias kelelawar.

Pengertian santri Kalong

Secara bahasa, arti santri kalong terdiri dari dua suku kata yaitu santri dan kalong, singkatnya secara lughoh santri adalah orang yang belajar di pondok pesantren

Untuk arti kata kalong berarti kelelawar yang memiliki sifat tidur di saat siang hari dan keluar pada waktu malam hari.

Sedangkan secara istilah, menurut Drs. Sushanto, M.Ag dalam buku Menelusuri Jejak Pesantren Alief Press Yogyakarta 2004 halaman 55 disebutkan santri Kalong adalah murid murid yang berasal dari desa sekelilingnya yang biasanya mereka tidak tinggal pada pondok pesantren kecuali pada saat waktu belajar (sekolah/ngaji) saja, mereka pulang pergi (nglajo) dari rumahnya.

Lha kalau pandangan saya pribadi berdasarkan pengamatan pemahaman kebanyakan orang tentang santri kalong adalah santri yang tidak tidur atau nginep di pondok, itu yang umum dijadikan patokan oleh kebanyakan orang dalam mendefinisikan santri kalong.

Foto Santri Kalong

Agak susah juga memfoto santri model ini jika sudah berada di pesantren karena telah berbaur dengan santri ,mukim, ya setidaknya berikut ada beberapa foto santri yang bisa dijadikan ilustrasi foto santri kalong alias santri yang tidak mukim pada pondok pesantren.

berikut ilustrasi foto santri kalong.

Santri Kalong menurut Kementerian Agama

Sebagai lembaga yang menaungi pondok pesantren, secara teknis penyebutan santri kalong sepertinya tidak pernah saya temukan dalam tulisan yang formal, akan tetapi jika pada acara pelatihan atau sosialisasi, dari nara sumber sering menyebut istilah ini.

Pada bahasa tulisan atau tertulis maupun blangko, Kementerian Agama secara umum membagi santri menjadi 2 kategori yaitu;

Santri Mukim
Santri non mukim

Dari sini anda tentunya paham dengan yang dimaksud santri kalong oleh pihak Kemenag adalah santri non mukim.

Gambar santri kalong

Gambar ini diambil dari situs download galery secara gratis yaitu pixabay dimana walau tidak menunjuk gambar sebagai santri kalong tapi bisa dijadikan untuk ilustrasi santri baik pada blog maupun banner gambar dan apalah yang memerlukan ilustrasi gambar santri.

Baju Seragam

Baju santri kalong tentunya menyesuaikan dengan aturan dan ketentuan dari pondok pesantren tempat belajar, pada umumnya santri model ini memakai songkok atau peci, baju koko, minimal baju (bukan kaos) dan memakai sarung serta sandal jepit pada saat mengaji kitab kuning di pondok.

Lain cerita santri kalong yang belajar pendidikan formal, tentunya menggunakan baju seragam sekolah yang telah ditentukan dengan standar yang mengacu kepada lembaga pendidikan.

Demikian sekedar berbagi kisah mengenai santri kalong, jika ada kekurangan silakan di tambahi sendiri, dan jika ada kelebihan mohon untuk segera dikembalikan.

Salam ayo mondok.

loading...

Silakan berkomentar