Bacaan Isymam

Posted on

bacaan isymam
Isymam merupakan salah satu bacaan gharib dalam alqur’an. Disebut juga dengan bacaan musykilat.
Adapun gharib sendiri secara bahasa mempunyai arti tersembunyi atau samar
Secara pengertian istilah atau definisi, menurut Ulama qurra’, gharib adalah sesuatu yang perlu penjelasan khusus dikarenakan samarnya pembahasan atau karena peliknya permasalahan baik dari segi huruf, lafadz, arti maupun pemahaman yang terdapat dalam Al-Qur’an.

bacaan dianggap gharib dalam qira’ah Imam Ashim riwayat Hafs yaitu :

loading...
  • Imalah;
  • Isymam;
  • Saktah;
  • Tashil;
  • Naql;
  • Badal dan
  • Shilah.

Pengertian Isymam

Isymam Secara etimologi/bahasa, pengertian Isymam yaitu menggabungkan, memadukan, atau mencampurkan
Pengertian Isymam Secara istilah atau epistimologi adalah menghimpun dua bibir untuk mengiringi huruf yang sukun sebagai isyarat dhammah dengan tanpa suara dan nafas. Yang dalam istilah bahasa arab yaitu :
ضَمُّ الشَّفَتَيْنِ بُعَيْدَ الْإِسْكَانِ إِشَارَةً بِالضَّمِّ بِغَيْرِ صَوْتٍ وَبِغَيْرِ تَنَفُّسٍ

Baca

Cara membaca Isymam

Cara membaca Isymam yaitu bibir seolah-olah sedang mengeluarkan kata “nu” namun tanpa suara, ketika mentasydidkan nun. Jadi ketika membaca nun yang ditasydid bibir harus mencucu.soultan cirebon

Letak Bacaan Isymam dalam alquran

Bacaan ini terdapat pada surat Bacaan isymam ini terdapat dalam Surah Yusuf, QS.12 ayat 11.

قَالُواْ يَا أَبَانَا مَا لَكَ لاَ تَأْمَنَّا عَلَى يُوسُفَ وَإِنَّا لَهُ لَنَاصِحُونَ

Isymam ini terdapat dalam kata مَنَّا

Tanda Isymam dalam Rasm Usmani

Pada alquran rasm usmani, bacaan ini umumnya diberi tanda berupa bentuk kotak model wajik dengan adanya rongga atau bolongan ditengahnya. ad dua bacaan yang diberi tanda seperti ini yaitu Isymam dan Imalah.

Alasan dan Sebab surat Yusuf ayat 11

karena kata (لَا تَأْمَنَّا) berasal dari (لَا تَأْمَنُنَا) dengan dua nun. Sedangkan dalam rasm usmani kata ini tertulis hanya dengan 1 buah huruf nun yang ada tasydidnya. Dengan begitu, cara baca kata ini dengan memadukan keduanya, yakni bunyinya seperti di tulisan rasm utsmani tapi bibirnya seperti melafalkan (لَا تَأْمَنُنَا).

agar tidak ada kesalahfahaman. Dikhawatirkan terdapat anggapan bahwa (لَا) pada ayat ini merupakan “nahi” yang memiliki fungsi untuk melarang dan artinya “jangan”. Jika dianggap sebagai nahi maka nun yang pertama harus disukunkan dan menjadi (لَا تَأْمَنْنَا) dan diidghamkan menjadi (لَا تَأْمَنَّا).

Kalimah (kata) pada surat yusuf ayat 11 tersebut berfungsi sebagai “nafi” yang fungsinya untuk memberikan arti “tidak”. Sehingga terjemah surat Yusuf ayat 11 adalah:
“Mereka berkata: “Wahai ayah Kami, apa sebabnya kamu tidak mempercayai Kami terhadap Yusuf, Padahal Sesungguhnya Kami adalah orang-orang yang mengingini kebaikan baginya”.

Beberapa pendapat tentang Isymam

pondok pesantren tahfidz salafiDalam qira’ah Imam Ibnu Amir riwayat As-Susy, kata (لَا تَأْمَنَّا) diberlakukan idgham kabir, yaitu bertemunya dua buah huruf yang sama dan sama-sama aktif lalu melebur menjadi satu huruf yang bertasydid.

Ada pendapat lain, isymam adalah membaca harakat dhammah kata yang diwaqaf tanpa ada suara dengan menghimpun dua bibir setelah disukunkan, seperti (نَسْتَعِيْنُ).
Dalam bacaan Imam Ibn Amir riwayat Hisyam juga mengisymamkan kata seperti :
(قِيْلَ) karena asalnya (قُوِلَ)

Caranya yaitu mencampur dhammah dan kasrah dalam satu huruf, demikian juga Imam Hamzah membaca isymam kata
(الصِّرَاطَ)
dengan memadukan bunyi antara (ص) dan (ز).
Demikian semoga menambah wawasan.

Sumber :

http://www.jadipintar.com/2015/01/pengertian-tentang-saktah-tashil-isymam-naql-dan-imalah-dalam-bacaan-al-quran.html
http://sayahafiz.com/index/4/56/Ayat%20Ghoribah%20Lainnya.html
http://talimulquranalasror.blogspot.com/2013/04/rahasia-bacaan-gharib.html

loading...
loading...
Gambar Gravatar
Postingan baru : Kami usahakan Jadwal hari Senin dan Jumat akan ada tambahan postingan artikel baru. Terima kasih sudah menyimak. saran dan kritik serta sumbangan artikel kami tunggu. contact info : cspontren@yahoo.com twitter : PontrenDotCom FB : Gadung Giri

2 thoughts on “Bacaan Isymam

Silakan berkomentar