Menjadi guru TPQ yang baik

Posted on

Jika anda membaca artikel ini maka merupakan salah satu tanda bahwa anda memiliki semangat untuk mengembangkan kualitas diri serta perhatian terhadap perkembangan Taman Pendidikan Alquran atau biasa disabut masyarakat dengan TPA.
Dengan perkembangan yang pesat, menjamurnya les serta kursus pelajaran umum, ditambah kebijaksanaan sekolah 5 hari menjadikan TPQ semakin tersisih, ada yang mati suri bahkan mati beneran alias bubar.

menjadi guru TPQ yang baik
menjadi guru TPQ yang baik (C) Faizal Riza

Diluar kejadian diatas tentunya harus optimis akan ada perubahan berarti bagi lembaga pendidikan alquran di Indonesia ini. Baik dari segi kualitas, guru yang sejahtera serta perhatian dari pemerintah yang memadai dan terprogram dengan baik.

loading...

Bagaimana Cara Menjadi guru TPQ yang Baik?

Seperti itulah kira kira pertanyaan beberapa ustadz ustadzah TPQ yang ingin berkembang. Ada beberapa faktor penunjang yang perlu ditingkatkan guna seorang guru TPQ menjadi semakin lebih baik dan berkualitas. Faktor yang perlu ditingkatkan diantaranya adalah :

  1. Kemampuan dan Kompetensi Guru TPQ bidang penguasaan materi;
  2. Kemampuan guru dalam manajemen dan pengelolaan administrasi Kelas TPQ;
  3. Kemampuan guru dalam berkomunikasi dengan rekan guru, pengurus TPQ dan Masyarakat
  4. Kemampuan Guru berkomunikasi dengan santri atau murid
  5. Semangat, mau bergerak dan Ikhlas

Dari lima poin diatas marilah kita bahas satu persatu sebagai upaya dan cara menuju Guru TPQ yang Lebih berkualitas mumpuni dan dapat diandalkan.

cara menjadi guru TPQ yang baik
cara menjadi guru TPQ yang baik (c) Faizal Riza

Kompetensi penguasaan Materi

Sebagai pengajar membaca Alquran, maka seoranag guru TPQ seyogyanya memiliki kemampuan membaca alquran dengan baik. Kemampuan yang baik ini bisa diukur dengan parameter sebagai berikut :

  • Lancar dalam membaca Al Qur’an
  • Makharijul Huruf / pengucapan huruf hijaiyah yang benar
  • Bisa membaca alqur’an sesuai dengan ilmu Tajwid
  • Mengetahui dasar dan teori hukum Ilmu Tajwid, minimal hukum nun sukun, huruf tanwin, dan mad
  • Mengetahui dan bisa membaca qur’an dengan benar dalam panjang pendek mad

Jika sudah menguasai hal diatas maka satu langkah kualitas pengajar yang baik telah dimiliki. Jika belum terpenuhi maka tidak ada salahnya meningkatkan kemampuan dengan cara belajar sendiri dengan cara pengajian atau mengaji disimak teman maupun belajar dari youtube atau semacamnya.

Tentunya dari sumber yang terpercaya. Hal selanjutnya yang perlu dimiliki seorang guru TPA yaitu Kemampuan Hafalan. Adapun kemampuan hafalan yang harus dikuasai seorang pengajar TPQ diantaranya adalah :

  • Surat-surat Pendek minimal sampai surat Adh Dhuha
  • Ayat-ayat pilihan, semisal ayat kursi, ayat tentang puasa, beberapa ayat al Kahfi, dan lain sebagainya
  • Hafal dengan fasih bacaan terkait ibadah, semisal, wudhu, sholat
  • Hafal doa doa harian
  • Hafal lagu lagu bagi anak TPQ

Itulah beberapa hal yang perlu dikuasai secara hafalan bagi guru yang ingin berkembang menuju lebih baik. Dan akan bernilai lebih jika seorang guru TPQ hafal juz 30 alias juz ‘amma.

guru TPA yang baik
guru TPA yang baik (C) Faizal Riza

Selanjutnya setelah penguasaan membaca alquran dan hafalan dikuasai dengan baik, melangkah selanjutnya yaitu menguasai materi pelajaran. Umumnya materi pelajaran untuk santri TPQ adalah terkait baca tulis alqur’an, hafalan yang berkaitan dengan alquran maupun doa serta ibadah, dan pelajaran tentang keagamaan.

Pelajaran yang umum diberikan yaitu terkait dengan dinul islam, yang didalamnya terdapat materi :

  • Aqidah
  • Akhlaq
  • Fiqh
  • Sejarah Kebudayaan Islam (tarikh)
  • Ilmu Tajwid
  • Khat atau menulis huruf hijaiyah

Terkait Pelajaran aqidah maka guru seyogyanya menguasai materi terkait ilmu tauhid, dimulai dengan syahadat, maksud dan penjabaran sederhana, termasuk juga materi tentang rukun islam rukun Iman dan lainnya. Pastinya seorang guru TPQ hafal urutan rukun tersebut.

ilustrasi guru TPQ (C) Faizal Riza
ilustrasi guru TPQ (C) Faizal Riza

Tidak lupa tentang asmaul husna, nama-nama nabi serta ulul azmi. Dan ada pula berupa 10 malaikat beserta tugasnya dan sifat sifat yang dimiliki Allah SWT. Disisipkan pula hafalan dalam hal nama bulan hijriyah.

Akhlak tentang bagaimana bersikap, secara hablum minallah dan minannas, tentunya nanti ada lumayan banyak yang termaktub dalam pelajaran adab dan doa sehari hari.

Fiqh. Untuk materi fiqh, ada lebih banyak materi yang perlu dikuasai oleh guru. Dimulai dari gerakan dan bacaan wudhu, sholat, kemudian penguasaan materi puasa, zakat maupun haji serta manasiknya. Dilanjutkan pengetahuan yang lebih baik dalam hal macam-macam sholat sunnah, puasa sunnah,

Materi Tajwid, bagi yang sudah mengajar Alquran atau tingkat paling tinggi dalam alquran tentunya diharapkan sudah menguasai ilmu tajwid dengan baik serta cara aplikasi dalam membaca.

Dalam penguasaan ilmu tajwid bisa di dapatkan dengan mempelajari banyak buku terkait tajwid yang banyak dijual bebas.

ilustrasi alumni TPQ (c) Faizal Riza
ilustrasi alumni TPQ (c) Faizal Riza

Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam atau Tarikh.
Materi yang perlu dikuasai yaitu tentang nabi ulil azmi, sejarah nabi Muhammad dan juga khulafaurrasyidin.

Dalam buku pedoman TPQ terbitan Kementerian Agama, materi diatas dirangkum dalam pelajaran pengenalan dinul Islam.

Pelajaran Khat atau menulis huruf hijaiyah. Ini kadang menjadi hal yang tidak terlalu dikuasai oleh sedikit guru TPQ. Akan tetapi jika berkehendak menjadi guru TPA yang baik maka ada baiknya belajar sedikit demi sedikit terkait cara penulisan huruf hijaiyah.

Seperti halnya yang lain. Kemampuan untuk menulis khot yang baik atau sesuai kaedah tidak datang dengan sendirinya, akan tetapi perlu dipelajari dan dipraktekkan.

Pelajaran TPQ
Pelajaran TPQ Tahsinul Kitabah (C) Faizal Riza Modified

Dengan mau belajar dan praktek menulis huruf arab maka lambat laun ataupun cepat akan bisa menguasainya, minimal mendinganlah layak dipandang dan ditiru oleh murid.

Itulah materi pokok yang mestinya dikuasai oleh seorang guru TPQ yang baik. Dengan menguasai materi diatas maka seorang pengajar TPQ bisa disebut berkompeten secara keilmuan.

Kemampuan manajemen dan administrasi Kelas

Yang diperlukan untuk menguasai administrasi dan manajemen kelas yaitu keberadaan administrasi itu sendiri. Misalnya absen siswa, daftar nilai, buku catatan khusus bagi murid untuk mencatat kejadian unik atau luar biasa pada santri, misalnya santri menangis, berkelahi, juara lomba, atau hafal paling cepat suatu materi.

Setelah absensi serta legger dan perabot lain administrasi telah ada selanjutnya adalah ketersediaan raport hasil semesteran. Mutlak diadakan jika suatu TPQ ingin maju berkembang. Sebelum raport nantinya dibagikan, mestinya diadakan kegiatan ujian semesteran. Dengan begitu seorang guru mestinya sudah memiliki soal ujian untuk semesteran.

pengasuh TPQ cantik
ilustrasi pengasuh TPQ

Bagaimana cara membuat soal ujian? Bisa dibuat sendiri oleh lembaga TPQ dengan bagi tugas, bisa minta master soal dari Badko, Kemenag ataupun yang laun (jika punya).

Juga bisa download materi ujian dari internet. Silakan download untuk di pelajari untuk di cek atau dimodifikasi maupun diujikan langsung pada waktunya. Terserah kepala sekolah atau berdasarkan kesepakatan maupun mandiri oleh guru.

Pengadaan Macam macam administrasi ini bisa diadakan berkoordinasi dengan kepala TPQ atau yayasan

Dan satu hal lagi yang paling penting terkait administrasi pengelolaan kelas adalah, administrasi tersebut dikerjakan. Tidak ada artinya buku administrasi yang lengkap jika tidak dikerjakan. Ingin lebih lebih berkembangkah? Semangat 

Kemampuan komunikasi dengan rekan, kepala TPQ, Pengurus/Yayasan serta Masyarakat

ilustrasi pengurus TPQ
ilustrasi pengurus TPQ (C) Faizal riza

Komponen TPQ yang beraneka macam membuat seorang guru perlu untuk menjalin komunikasi dengan rekan dan kepala TPQ guna berjalannya KBM yang baik dan tercapai tujuan serta target.

berkaitan dengan pengurus atau yayasan, diperlukan sebagai sesepuh, pembimbing serta para penyokong dana dalam kegiatan TPQ. Misalnya tokoh agama, takmir masjid, yayasan dan lainnya.

Contoh komunikasi buruk guru dengan pengurus atau yayasan adalah, guru tidak pernah berkoordinasi dengan takmir masjid atau yayasan dalam laporan keuangan, program kegiatan dan yang lain. Sebaiknya setahun dua kali guru merancang kegiatan, kemudian disusun dalam laporan yang simpel dan praktis, para pengurus diundang kemudian dari TPQ melakukan pemaparan kegiatan.

Yang selanjutnya adalah komunikasi dengan masyarakat. Mereka adalah pemilik anak yang bersekolah pada TPQ, umumnya tuntutan tinggi serta sedikit kontribusi.

ilustrasi wali santri TPQ
ilustrasi wali santri TPQ

Guna mengantisipasi hal seperti ini ada baiknya komunikasi dijalin dengan cara pengajian rutin bulanan yang mana jika sudah ada para guru bisa menyampaikan kondisi TPQ secara umum. Hal ini dilakukan guna terjalin komunikasi yang baik antara pengelola TPQ dengan masyarakat.

Kemampuan berkomunikasi dengan santri

Salah satu hal termasuk urgens adalah kemampuan guru membangun suasana kelas. Dimana santri bisa manut, tenang tidak ramai ketika diajar oleh guru. Kemampuan ini dimiliki jika seoranag pengajar bisa mengambil perhatian santri.

Hal yang diperlukan yaitu kemampuan guru dalam berkomunikasi. Komunikasi yang baik dipelajari melalui pengalaman, pembelajaran psikologi anak umuran yang diajar, perlakuan kepada anak yang tepat dalam kasih sayang dan ketegasan.

Salah satu kemampuan yang menarik bagi anak yaitu keahlian dalam mendongeng bercerita. Umumnya fokus anak akan bagus jika mendapatkan suatu kisah yang disampaikan dengan menarik.ilustrasi siswa TPA

Semangat, Istiqamah, Sabar dan Ikhlas

Hal ini terkait dengan kondisi kejiwaan dan batin dari pengajar. Jika menginginkan peningkatan menjadi guru yang baik pada TPQ maka menurut hemat kami urutannya adalah :

  1. Ikhlas
  2. Sabar
  3. Istiqamah
  4. Semangat
  5. Mau bergerak

Ikhlas mengajar dengan kondisi TPQ yang di hadapi serta siap jika dicibir terhina atau di intimidasi oleh takmir masjid maupun wali santri.

Sabar menghadapi berbagai macam kesulitan baik internal maupun eksternal misalnya ketidakpedulian pengurus yayasan atau takmir masjid, kas TPQ kosong, nombokin keuangan, tidak cocok dengan guru lain dan lain sebagainya.

Istiqamah dalam mengajar, dimana menurut seorang kyai dari wilayah Jenawi Karanganyar memberikan tips supaya lembaga memiliki banyak santri maka pada saat jadwal masuk atau jam pelajaran untuk tetap datang. Maksudnya adalah dikala hujan deras ataupun tidak ada santri satupun yang hadir, sang guru tetap datang. Dengan model istiqamah begitu umumnya santri akan bertambah dengan sendirinya. Kalau anda iseng bertanya, kalau datang tapi tidak ada muridnya terus ngapain? Dijawab oleh pak kyai tersebut” ya mengaji sendiri”.

Tentunya ada banyak hal istiqamah lain yang perlu melekat pada diri ustadz TPQ

Semangat dan mau bergerak, merupakan ikhtiar dimana seorang guru mau berpikir, selanjutnya membuat konsep bagaimana TPQ menjadi lebih baik. Kemudian lebih dari konsep tersebut adalah aplikasi atau pelaksanaan dari konsep yang dibuat. Disinilah letak mau bergerak dan berusaha diperlukan dan menjadi kunci dalam perubahan menuju yang lebih baik.

Demikian opini terkait cara menjadi guru TPQ yang lebih baik. Jika anda setuju silakan komentar pada kolom dibawah.

Jika ingin menambahkan maka akan sangat berterima kasih sekali serta menjadi tambahan wawasan bagi guru yang lain, silakan diketik juga dalam komentar dibawah.

Jika menyanggah dan tidak setuju, silakan ditulis pada kolom dibawah juga, dan mohon sanggahan serta opini anda maupun mana sekiranya yang salah dari tulisan diatas.

Mohon dengan sangat respon anda di kolom komentar.

loading...
loading...
Gambar Gravatar
Postingan baru : Kami usahakan Jadwal hari Senin dan Jumat akan ada tambahan postingan artikel baru. Terima kasih sudah menyimak. saran dan kritik serta sumbangan artikel kami tunggu. contact info : [email protected] twitter : PontrenDotCom FB : Gadung Giri

One thought on “Menjadi guru TPQ yang baik

Silakan berkomentar