Aplikasi Pengajaran Al-Qur’an pada TKA/TPQ dan TPA/TPQ dalam rangka mencapai target

Posted on
standar nasional TPQ
buku standar nasional TPQ

TKQ dan TPQ merupakan pendidikan Non Formal, tetapi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar KBM harus Formal. Dalam hal diatas  dapat diberikan penjelasan sebagai berikut :

Dipandu dengan 4 (empat) hal yaitu Kurikulum, Manajemen dan tata tertib, supervisi, administrasi dan kartu-kartu (form-form) monitor/prestasi

loading...

Penyajian dikemas dengan BBM

B=Bermain     –à (Bahan)

B=bercerita     –à (Bakar)

M=Menyanyi  –à (Minat)

Dengan adanya BBM,minat santri/peserta dididik untuk belajar semakin besar.

Waktu belajar dimungkinkan  sore hari boleh pagi atau siang hari)

Perbandingan guru dengan santri 1:12 (1 orang guru mengajar 12 santri)

Alokasi belajar dalam 1 minggu

  1. 5-6 hari belajar dengan waktu efektif 90 menit setiap hari :
  2. 10 menit klasikal awal
  3. 10 menit klasikal kelompok
  4. 60 menit privat
  5. 10 klasikal akhir
  6. 3-4 hari dengan belajar efektif 120 menit :
  7. 15 menit klasikal awal
  8. 15 menit klasikal kelompok
  9. 75 menit privat
  10. 15 klasikal akhir

Klasikal awal biasanya dalam rangka mengkondisikan dimulainya kegiatan  belajar mengajar seperti do’a mau belajar, senandung do’a al Qur’an, ikrar santri dan lain-lain. Adapun hasil klasikal kelompok disampaikan penjelasan tentang materi pelajaran hafalan dan materi yang akan dipelajari dalam privat. Sedangkan privat diisi langsung membaca bahan ajar atau tadarus al Qur’an satu persatu secara individu. Dan klasikal akhir diisi dengan BBM dan diakhiri dengan Doa sesudah belajar (penutup) atau akhir pertemuan.

Untuk mencapai target pembelajaran diatas, maka perlu dipahami skema jenjang pendidikan al Qur’an yang harus ditempuh oleh para santri dalam rangka memantapkan jati dirinya sebagai Generasi Qur’ani Menyongsong Masa Depan Gemilang

skema jenjang pendidikan TPQ
Skema Jenjang Pendidikan TPQ

loading...

Silakan berkomentar